Cisaat, Sukabumi – Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan peran strategisnya dalam melestarikan budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat. Komitmen tersebut tercermin dalam suksesnya penyelenggaraan Culinary Mitra Festival Tahun 2025, yang resmi ditutup di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri Cisaat, Kecamatan Cisaat, Minggu (21/12/2025).

Kegiatan penutupan festival dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, S.H., M.M., dan dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, pelaku UMKM, komunitas pemuda, serta masyarakat umum.

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menegaskan bahwa Culinary Mitra Festival merupakan bagian dari strategi pembinaan kebudayaan yang diintegrasikan dengan penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, khususnya kuliner tradisional Sukabumi.

“Culinary Mitra Festival tidak hanya menjadi ajang promosi produk UMKM, tetapi juga ruang ekspresi budaya kuliner daerah yang menjadi identitas masyarakat Sukabumi dan harus terus dijaga serta dikenalkan kepada generasi muda,” ujar Yudi Mulyadi.

Menurutnya, keterlibatan aktif Disbudpora dalam festival ini bertujuan memperkuat sinergi antara sektor kebudayaan, pemuda, olahraga, dan ekonomi kreatif, sehingga potensi lokal dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Antusiasme masyarakat selama pelaksanaan festival terbilang tinggi. Berdasarkan data panitia, perputaran omzet transaksi kuliner selama kegiatan diperkirakan mencapai Rp182,3 juta, yang mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap produk kuliner lokal Kabupaten Sukabumi.

Yudi Mulyadi juga menyampaikan apresiasi kepada para pelaku UMKM, komunitas pemuda, serta seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan Culinary Mitra Festival 2025. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memajukan kebudayaan daerah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Disbudpora Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan kreatif yang melibatkan pemuda dan pelaku seni budaya, termasuk event kuliner yang mampu mengangkat kearifan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, dalam sambutannya mengapresiasi peran Disbudpora yang dinilai konsisten menghadirkan kegiatan positif berbasis budaya dan kreativitas masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi lokal.

Ke depan, Disbudpora Kabupaten Sukabumi diharapkan terus menjadi motor penggerak pelestarian budaya daerah melalui berbagai program inovatif yang melibatkan pemuda, sekaligus memperkuat identitas budaya Sukabumi di tingkat regional maupun nasional.