Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat pengamanan dan keselamatan lalu lintas melalui pelaksanaan Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) yang digelar di Pos Polisi Exit Tol Parungkuda. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, kepolisian, Kementerian PUPR, Dinas Kesehatan, hingga stakeholder terkait, guna menekan angka kecelakaan dan kemacetan di wilayah Sukabumi.
Kepala Dishub Kabupaten Sukabumi, Mubtadi Latip, melalui Kepala Seksi Lalu Lintas, Yudi Nurhandi, menyampaikan bahwa FKLL menjadi wadah strategis untuk menyatukan persepsi dan langkah konkret antarinstansi.
“Forum ini menjadi ruang koordinasi penting dalam merespons berbagai persoalan lalu lintas dan keselamatan jalan secara menyeluruh,” ujar Yudi, Rabu (21/1/2026).
Dalam rapat tersebut, perwakilan kepolisian melalui Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas memberikan arahan strategis, khususnya terkait penguatan sinergi lima pilar keselamatan jalan, yakni pembina jalan, sarana dan prasarana, kendaraan, perilaku pengguna jalan, serta penanganan korban kecelakaan.
Salah satu fokus pembahasan adalah analisis data kecelakaan lalu lintas. Sejumlah titik rawan kecelakaan (blackspot) dan kemacetan dipetakan untuk ditangani secara terpadu, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dan manajemen lalu lintas.
Selain faktor infrastruktur, forum juga menyoroti rendahnya kesadaran pengguna jalan sebagai penyebab utama kecelakaan, seperti pelanggaran rambu, kelalaian berkendara, dan minimnya disiplin berlalu lintas.
Yudi menjelaskan, edukasi dan sosialisasi menjadi langkah preventif yang terus digencarkan, terutama kepada pelajar, komunitas kendaraan bermotor, dan masyarakat umum.
“Sosialisasi penggunaan helm SNI, larangan berkendara di bawah umur, serta pendidikan karakter berlalu lintas harus terus diperkuat,” katanya.
Forum juga mendorong upaya mitigasi dan rekayasa lalu lintas, seperti penataan kawasan rawan, perbaikan rambu dan marka jalan, peningkatan penerangan, hingga pengelolaan parkir, khususnya di kawasan sekolah dan destinasi wisata.
Dalam aspek penegakan hukum, disepakati bahwa penindakan harus dilakukan secara profesional dan humanis, dengan tetap mengedepankan keselamatan. Koordinasi dengan Jasa Raharja juga diperkuat untuk mempercepat penjaminan korban kecelakaan.
Selain itu, FKLL menjadi bagian dari kesiapan menghadapi operasi khusus, seperti Operasi Lilin dan Operasi Ketupat, melalui penguatan Pos Pengamanan (Pos PAM) dan pengaturan arus lalu lintas saat libur panjang.
“Keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Forum ini harus terus dioptimalkan hingga ke tingkat daerah dan desa,” tegas Yudi mengutip arahan Kanit Kamsel.
Melalui FKLL, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap sinergi antarinstansi semakin solid, sehingga upaya menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman, dan berkeselamatan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (Den)
