Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana melalui penguatan kerja sama dengan dunia usaha. Hal tersebut diwujudkan dalam rapat koordinasi yang bertujuan mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam percepatan penanganan bencana serta perencanaan pembangunan pascabencana yang berkelanjutan.

Pada tahap awal, program difokuskan pada pembangunan 100 unit Rumah Khusus bagi warga terdampak bencana di Kampung Gempol, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, serta 68 unit rumah di Kampung Suradita, Desa Cienggang, Kecamatan Nyalindung.

Melalui kegiatan koordinasi tersebut, hingga saat ini telah berhasil dihimpun bantuan sementara berupa 53 unit Rumah Khusus, 100 titik fasilitas air bersih, serta bantuan material bangunan. Bantuan tersebut berasal dari pemerintah daerah, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), serta sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Forum TJSPKBL Kabupaten Sukabumi.

Pelaksanaan program pembangunan dan bantuan ini direncanakan berlangsung mulai akhir Januari 2026 hingga Juli 2026. Jumlah bantuan diperkirakan masih akan terus bertambah, seiring dengan adanya beberapa perusahaan yang masih melakukan koordinasi lanjutan dengan pimpinan masing-masing.

Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah daerah berharap terbangun sinergi yang semakin solid antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung penanggulangan bencana secara lebih efektif sekaligus mewujudkan pembangunan yang tangguh dan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.