Sukabumi – Kabupaten Sukabumi meraih tiga penghargaan sekaligus dalam acara Launching Calendar of Events (CoE) West Java 2026 yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat di Bandung, Selasa (27/1/2026).

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi Kabupaten Sukabumi dalam pengembangan pariwisata daerah melalui penyelenggaraan event serta penguatan promosi digital sepanjang 2025.

Tiga capaian yang diraih meliputi predikat Penyelenggara Event Terbaik melalui kegiatan Hari Nelayan Palabuhanratu, Desa Wisata Terbaik yang diraih Desa Wisata Hanjeuli, Kecamatan Waluran, serta peringkat ketiga Pengelolaan Media Sosial TikTok se-Jawa Barat oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi berdasarkan penilaian FAUR (Followers, Activity, Usage, Responsiveness).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan pariwisata berbasis event dan promosi kreatif mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kunjungan wisata.

Ia menyebut keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, komunitas kreatif, serta pihak swasta. Menurutnya, penyelenggaraan event pariwisata dilakukan melalui sinergi lintas sektor, termasuk perbankan, vendor, dan event organizer.

Ali menjelaskan, sepanjang 2025 pihaknya telah menyusun Calendar of Event Kabupaten Sukabumi, dengan sejumlah agenda diusulkan ke tingkat provinsi dan nasional. Beberapa di antaranya, seperti Hari Nelayan Palabuhanratu, Seren Taun Gelar Alam, dan lomba surfing Cimaja, berhasil masuk dalam agenda pariwisata yang lebih luas.

Selain event, promosi digital juga menjadi fokus pengembangan pariwisata. Dispar Kabupaten Sukabumi mengelola berbagai platform media sosial, dengan Instagram dan TikTok sebagai kanal utama sesuai arahan provinsi. Hasil penilaian FAUR menempatkan Kabupaten Sukabumi pada posisi tiga besar Jawa Barat untuk pengelolaan TikTok.

Capaian tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan pariwisata Kabupaten Sukabumi yang kolaboratif dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kunjungan wisata.