RAGAM BAHASA– Film Jepang Kokuho dipastikan tayang di bioskop Indonesia mulai 18 Februari 2026. Film historical drama yang telah mencetak kesuksesan besar di Jepang itu akan hadir di jaringan bioskop nasional dan menjadi salah satu rilisan Asia paling dinanti pada awal tahun ini.
Kokuho sebelumnya telah tayang di Jepang sejak Juni 2025 dan sukses meraih pendapatan fantastis hingga sekitar US$125 juta, menjadikannya salah satu film live-action terlaris di negara tersebut. Antusiasme tinggi juga mengiringi penayangan internasionalnya, termasuk di Indonesia.
Disutradarai Lee Sang-il dan diadaptasi dari novel karya Shuichi Yoshida terbitan 2018, Kokuho mengangkat kisah penuh emosi tentang dunia kabuki—seni teater tradisional Jepang yang seluruh perannya dimainkan oleh laki-laki. Film ini dibintangi Ryo Yoshizawa dan Ryusei Yokohama yang menampilkan performa kuat dalam balutan drama, persahabatan, ambisi, dan konflik batin.
Cerita berpusat pada Kikuo Tachibana, putra seorang pemimpin kelompok yakuza. Hidupnya berubah drastis setelah sang ayah tewas dalam serangan kelompok rival. Di tengah trauma dan keinginan balas dendam, bakat Kikuo dalam seni kabuki justru menarik perhatian aktor kabuki ternama, Hanai Hanjiro II.
Kikuo kemudian diterima sebagai murid dan diberi nama panggung Toichiro. Ia menjalani pelatihan keras bersama Shunsuke, putra Hanjiro sekaligus pewaris keluarga seni kabuki ternama. Hubungan keduanya berkembang menjadi kombinasi persaudaraan dan persaingan, memperlihatkan dinamika emosional yang kompleks di balik gemerlap panggung.
Film ini tidak hanya menampilkan konflik personal, tetapi juga menggambarkan kuatnya tradisi, garis keturunan, dan tekanan sosial dalam dunia kabuki yang menjunjung tinggi kehormatan keluarga. Detail produksi yang autentik menjadi salah satu kekuatan utama film ini, berkat riset mendalam sang penulis novel yang bahkan sempat bekerja di balik panggung sebagai kru kabuki.
Di kancah internasional, Kokuho mendapat perhatian sejak pemutaran perdananya di ajang Director’s Fortnight Festival Film Cannes 2025. Film ini juga terpilih sebagai perwakilan Jepang untuk kategori Best International Feature Film di Piala Oscar 2026 dan berhasil masuk daftar shortlist. Selain itu, Kokuho turut meraih nominasi Best Makeup and Hairstyling di Oscar 2026.
Dengan latar budaya yang kuat, sinematografi megah, serta konflik emosional yang mendalam, Kokuho menjadi tontonan yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan tentang ambisi, kehilangan, dan pencarian jati diri.
Bagi pencinta film drama sejarah dan budaya Jepang, Kokuho menjadi salah satu film yang layak masuk daftar tonton di bioskop bulan ini.
(NAUVAL)
