Sukabumi – Dinas Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kerusakan jalan di ruas Cipanas – Kabandungan. Perbaikan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran akses transportasi serta keselamatan pengguna jalan.

“Kerusakan jalan ini terjadi di beberapa titik pada ruas jalan tersebut. Sebelumnya, kami menerima keluhan dari warga karena mengganggu aktivitas harian, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan mobilitasnya untuk berangkat kerja, sekolah, serta distribusi hasil pertanian dan lainnya,” ungkap seorang pejabat Dinas PU.

Menindaklanjuti hal itu, tim teknis Dinas PU Kabupaten Sukabumi langsung terjun ke lapangan untuk melakukan peninjauan sekaligus penanganan awal. Langkah perbaikan meliputi penambalan (patching) pada titik yang berlubang dan pengamanan area jalan yang rawan membahayakan. “Ruas Cipanas – Kabandungan merupakan akses penting bagi warga. Karena itu, kami segera menurunkan tim untuk melakukan penanganan agar kondisi jalan kembali aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” jelasnya.

Dinas PU akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jalan di wilayah Kabupaten Sukabumi, khususnya pada ruas jalan yang memiliki tingkat lalu lintas cukup tinggi dan berpotensi mengalami kerusakan akibat faktor cuaca maupun beban kendaraan.

Masyarakat sangat menyambut baik langkah cepat yang dilakukan oleh Dinas PU Kabupaten Sukabumi. Warga berharap perbaikan ini dapat berlanjut secara bertahap hingga kondisi jalan Cipanas sampai Kabandungan kembali optimal. Dengan adanya respon cepat dari Dinas PU, diharapkan mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan lancar serta mendorong kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah.

Selain menangani jalan yang rusak di wilayah Kabandungan, Dinas PU juga meninjau sejumlah wilayah titik longsor terbesar, yaitu Parungkuda, Bojonggenteng, Babakanjaya, Bojonglongok, dan Sukatani. Terkait teknis pekerjaan, beliau menjelaskan bahwa metode perbaikan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan, dengan mengombinasikan dua jenis konstruksi.