Sukabumi – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Leni Liawati, menegaskan pentingnya penyiapan ekosistem pendukung guna memperkuat sektor agroindustri dan pariwisata di Kecamatan Cisolok. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cisolok, Rabu (11/2/2026).

Musrenbang kali ini mengusung tema “Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata”, sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Sukabumi yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. Kecamatan Cisolok dinilai memiliki posisi strategis di pesisir selatan, dengan potensi pertanian, perkebunan, perikanan, serta pariwisata yang cukup besar.

Wilayah ini memiliki komoditas unggulan seperti padi, palawija, dan hortikultura. Selain itu, sektor wisata juga menjadi kekuatan utama, terutama karena kedekatannya dengan kawasan Palabuhanratu dan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu yang telah diakui UNESCO.

Menurut Leni Liawati, potensi tersebut belum sepenuhnya memberikan dampak ekonomi optimal bagi masyarakat. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur, pengolahan hasil produksi, serta akses pemasaran.

“Kita tidak boleh hanya menjual hasil pertanian dalam bentuk mentah. Perlu penguatan agroindustri agar produk lokal memiliki nilai tambah. Begitu juga sektor pariwisata, harus didukung infrastruktur memadai dan pengelolaan yang profesional,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya perbaikan akses jalan menuju sentra pertanian dan lokasi wisata. Selain itu, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis olahan hasil bumi dan hasil laut dinilai menjadi langkah strategis. Potensi perikanan dan wisata bahari di Cisolok, kata dia, akan sulit berkembang tanpa sistem yang terintegrasi mulai dari produksi hingga promosi.

Lebih lanjut, Leni menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, perangkat kecamatan, dan masyarakat sangat diperlukan agar program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil warga.

“Agroindustri dan pariwisata merupakan sektor unggulan Kabupaten Sukabumi. Jika dikembangkan secara terpadu, keduanya dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Musrenbang Kecamatan Cisolok menjadi forum strategis dalam menyusun prioritas pembangunan tahun anggaran mendatang. Sejumlah usulan yang mengemuka meliputi peningkatan infrastruktur, pemberdayaan UMKM, pengembangan desa wisata, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Dengan langkah strategis dan dukungan seluruh pihak, Kecamatan Cisolok diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir selatan Kabupaten Sukabumi.