Sukabumi || Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mengikuti peresmian serta peletakan batu pertama (groundbreaking) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dan Gudang Ketahanan Pangan Polri yang dipusatkan di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan tersebut diikuti secara virtual oleh Wakil Bupati bersama unsur Forkopimda dan Forkopimcam Palabuhanratu dari SPPG Polres Sukabumi 1.

Secara nasional, peresmian 1.179 SPPG dan 18 gudang ketahanan pangan Polri dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan itu, Presiden menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis pemerintah untuk menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Indonesia sudah memiliki kurang lebih 23 ribu SPPG di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Jumlah ini setara dengan 10 kali jumlah penduduk Singapura dan dua kali jumlah penduduk Malaysia,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, dari total 1.179 SPPG yang diresmikan, sebanyak 411 unit telah beroperasi, 162 unit dalam tahap persiapan operasional, 499 unit dalam tahap pembangunan, serta 107 unit memasuki tahap groundbreaking.

Menurutnya, pembangunan SPPG dan gudang ketahanan pangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung akses layanan pemenuhan gizi hingga ke daerah-daerah. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh anak-anak di seluruh Indonesia.

Usai mengikuti kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sukabumi berharap keberadaan SPPG di daerahnya tidak hanya berkontribusi dalam penanganan stunting, tetapi juga mampu menyerap hasil produksi pertanian lokal. Ia menilai, keterhubungan antara program pemenuhan gizi dan sektor ketahanan pangan akan mendorong pertumbuhan ekonomi petani serta pelaku usaha pangan lokal.

“Dengan bertambahnya SPPG di seluruh Indonesia, khususnya di Sukabumi, kami berharap semakin banyak siswa yang bisa menerima manfaat program ini, sekaligus memperkuat perputaran ekonomi masyarakat,” pungkasnya.