RAGAM BAHASA– Pembangunan Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 terus menunjukkan progres signifikan. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaporkan konstruksi Seksi 3 ruas Cibadak (Parungkuda) hingga Sukabumi Barat (Cisaat) sepanjang 13,7 kilometer telah mencapai 71,95%.
BPJT menyebut, Seksi 3 tersebut merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN) Tol Bocimi dengan total panjang sekitar 54 kilometer yang menghubungkan Ciawi, Kabupaten Bogor hingga Sukabumi.
Meski masih dalam tahap pembangunan, sebagian ruas Seksi 3 yakni Cibadak–Akses Karangtengah sepanjang 4,9 kilometer tengah dipersiapkan untuk dibuka secara fungsional sementara tanpa tarif saat arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2026. Langkah ini dilakukan guna mendukung kelancaran lalu lintas.
Saat ini, perjalanan melalui Tol Bocimi Seksi 1 Ciawi–Cigombong dan Seksi 2 Cigombong–Cibadak dapat ditempuh sekitar 1,5 jam. Sebelumnya, perjalanan Jakarta–Sukabumi via jalur nasional bisa memakan waktu 5 hingga 9 jam tergantung kondisi lalu lintas.
Dengan rampungnya Seksi 3, waktu tempuh diperkirakan akan semakin efisien. Ruas Cigombong–Cibadak yang saat ini memakan waktu sekitar 1,5 jam ditargetkan dapat dipangkas menjadi hanya 10–15 menit.
Kehadiran Tol Bocimi diharapkan mampu mengurangi kepadatan di jalan nasional, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah selatan Bogor dan utara Sukabumi. Akses menuju sejumlah destinasi wisata unggulan, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido dan kawasan wisata sepanjang koridor Ciawi–Sukabumi, juga akan semakin mudah dijangkau.
(HARDIYANA)
