RAGAM BAHASA– Di balik citranya yang humoris di layar kaca, Parto Patrio ternyata memiliki hobi yang tak biasa. Komedian yang dikenal sebagai personel grup lawak Patrio itu mengoleksi ratusan korek api, khususnya merek Zippo, dari berbagai edisi dan tema unik.
Parto mengaku ketertarikannya pada korek api sudah muncul sejak lama. Namun, ia baru mulai serius mengoleksi sekitar lima hingga sepuluh tahun terakhir. Dari sekadar ketertarikan, hobinya berkembang menjadi koleksi yang kini mencapai sekitar 700 pieces.
“Kurang lebih ada 700 pieces,” ujarnya saat ditemui di kawasan Jakarta.
Beragam tema menghiasi koleksinya. Mulai dari edisi Hard Rock Cafe, karakter legendaris seperti Elvis Presley, tokoh fiksi Tarzan, hingga seri bertema National Basketball Association (NBA). Semua koleksi tersebut disimpan rapi sebagai bentuk apresiasi terhadap hobi yang ia tekuni dengan penuh kesenangan.
Soal harga, Parto menyebut korek api Zippo memiliki rentang yang cukup variatif. Untuk edisi polos, harganya berkisar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu. Namun, untuk edisi terbatas yang diproduksi dalam jumlah sangat sedikit—misalnya hanya 1.000 unit di seluruh dunia—harganya bisa melonjak jauh lebih tinggi.
Tak jarang, demi mendapatkan item incaran, Parto harus mengikuti lelang online. Ia bahkan rela menunggu hingga dini hari untuk memasang penawaran terakhir.
“Ada yang dilelang dan berakhir jam tertentu. Biasanya menjelang waktu habis, saya sudah siap masukin harga. Tapi tetap saja kadang kalah cepat sama yang lain,” tuturnya.
Menurutnya, tipe yang dilelang umumnya merupakan edisi langka dan sulit ditemukan di pasaran. Berbeda dengan produk ready stock yang bisa langsung dibeli tanpa proses adu penawaran.
Meski sudah memiliki ratusan koleksi, Parto mengaku tidak memiliki alasan khusus di balik hobinya tersebut. Ia mengoleksi murni karena suka dan merasa senang saat berhasil mendapatkan edisi tertentu.
Respons keluarga pun terbilang santai. Mereka tidak melarang, namun juga tidak memberi respons berlebihan terhadap hobi unik tersebut.
Bagi Parto, koleksi korek api bukan sekadar barang, melainkan bentuk kepuasan pribadi dan kenikmatan dalam berburu benda-benda edisi terbatas.
(NAUVAL)
