Sukabumi – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi terus mendorong penguatan tata kelola sektor pariwisata dengan pendekatan berbasis kawasan serta prinsip pembangunan berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memastikan pengembangan destinasi wisata berjalan terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai langkah koordinasi dan penyusunan kebijakan yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan di sektor pariwisata. Dinas Pariwisata menilai pengelolaan destinasi wisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga harus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan keberlanjutan budaya lokal.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan bahwa pengembangan pariwisata di daerah harus berbasis pada potensi kawasan agar pengelolaannya lebih terintegrasi dan mampu meningkatkan kualitas destinasi.
Menurutnya, pendekatan berbasis kawasan akan memudahkan pemerintah dalam menata destinasi wisata secara menyeluruh, mulai dari penguatan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat sekitar destinasi.
Dinas Pariwisata juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pariwisata daerah. Sinergi tersebut dinilai menjadi faktor penting agar pengelolaan wisata berjalan efektif sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Selain itu, Dispar Sukabumi juga terus mendorong pengembangan pariwisata yang mengedepankan konsep ramah lingkungan dan pelestarian budaya. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan destinasi wisata yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga tetap menjaga kelestarian alam serta identitas budaya daerah.
Melalui penguatan tata kelola berbasis kawasan dan keberlanjutan tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi optimistis sektor pariwisata daerah dapat berkembang lebih optimal, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat serta kelestarian lingkungan di masa depan.
