SUKABUMI — Kemampuan literasi dan keterampilan jurnalistik dinilai menjadi bekal penting bagi siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di era digital. Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media sosial, pelajar dituntut tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu memproduksi karya yang aktual, faktual, kritis, dan bertanggung jawab.

Mempelajari ilmu jurnalistik memberikan banyak manfaat bagi siswa SMA/SMK/MA. Selain melatih kemampuan menulis, jurnalistik juga membentuk pola pikir kritis, meningkatkan kepekaan sosial, serta menumbuhkan keberanian menyampaikan gagasan berdasarkan data dan fakta. Keterampilan tersebut menjadi modal penting, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja.

Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi menggelar Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) tingkat SLTA se-Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan jurnalistik sekaligus menyalurkan kreativitas dalam bentuk karya tulis.

 

Sebelum pelaksanaan lomba, panitia HPN PWI Kabupaten Sukabumi mengadakan sosialisasi teknik dan tata cara lomba secara virtual melalui Zoom Meeting yang dipusatkan di Kantor KCD Pendidikan Wilayah V Sukabumi, Senin (2/3/2026).

Lebih dari 50 sekolah tingkat SMA/SMK, baik negeri maupun swasta, mengikuti sosialisasi tersebut. Peserta terdiri dari Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan, perwakilan OSIS, serta siswa.

Plt Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Nuruddin Zain Samsyi yang akrab disapa Bah Anom, mengatakan lomba ini bertujuan menumbuhkan budaya literasi sehat dan meningkatkan kualitas generasi muda dalam memahami dunia pers.

“Tujuan kami mengadakan lomba ini adalah untuk meningkatkan budaya literasi dalam mendukung kualitas generasi muda, menuju generasi emas 2045,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lomba ini merupakan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional 2026 yang diselenggarakan PWI Kabupaten Sukabumi bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sukabumi dan KCD Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat.

Bah Anom berharap kegiatan ini mampu mempererat sinergi antara insan pers dan dunia pendidikan, sehingga dapat melahirkan bibit jurnalis muda yang potensial.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir jurnalis muda yang tidak hanya cakap menulis, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, mewakili Kepala KCD Wilayah V Sukabumi, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Mumuh, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi inisiatif PWI Kabupaten Sukabumi dalam menyelenggarakan lomba tersebut.

“Kami mengapresiasi gagasan lomba karya jurnalistik ini. Momentum HPN 2026 menjadi kesempatan berharga bagi pelajar Sukabumi untuk menunjukkan potensi dan kreativitas di bidang jurnalistik, sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah,” jelasnya.

Menurut Mumuh, kegiatan ini bukan sekadar mencari juara, melainkan menggali potensi siswa sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

“Kami dari KCD sangat mendukung. Mari anak-anak mengikuti lomba ini. Kami yakin potensi yang dimiliki siswa akan tergali,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh sekolah mengirimkan perwakilan. “Minimal satu orang dan maksimal tiga orang dari setiap sekolah, baik negeri maupun swasta,” tambahnya.

Senada, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Andri Moewashi Idharoel Haq, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.

Sebagai bentuk komitmen, UMMI akan memberikan beasiswa penuh bagi juara 1, 2, dan 3, dengan kebebasan memilih program studi hingga lulus.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Dukungan tersebut merupakan komitmen UMMI dalam membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkasnya.