Sukabumi – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi bersama Satlantas Polres Sukabumi dan sejumlah instansi terkait menggelar pemeriksaan kendaraan atau ramp check di kawasan Exit Tol Parungkuda, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menjelang arus mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri 2026.
Ramp check tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Dishub Kabupaten Sukabumi, PT Trans Jabar Tol (TJT), Jasa Raharja, serta tim medis dari RS Bhakti Medicare.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa kendaraan yang melintas di jalur Cibadak–Parungkuda menuju Exit Tol Parungkuda untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, baik dari sisi administrasi maupun kelengkapan teknis.
Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan.
“Kami bersama Dishub Kabupaten Sukabumi dan instansi terkait melaksanakan ramp check kepada kendaraan yang melintas di jalur Cibadak–Parungkuda menuju Exit Tol Parungkuda. Tujuannya memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar dalam kondisi aman dan lengkap secara administrasi,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Dishub berperan melakukan pengecekan kondisi teknis kendaraan seperti ban, sistem pengereman, serta lampu kendaraan. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan dokumen kendaraan seperti buku uji berkala kendaraan bermotor (KIR), sementara Satlantas memeriksa administrasi pengemudi seperti SIM dan STNK.
Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai jenis kendaraan, mulai dari bus, kendaraan sumbu tiga, kendaraan travel, hingga angkutan kota yang beroperasi di wilayah tersebut.
Selain pemeriksaan kendaraan, para pengemudi juga diarahkan menjalani pemeriksaan kesehatan di posko medis yang telah disiapkan, termasuk tes urine untuk memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas dari pengaruh zat berbahaya saat berkendara.
Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan sejumlah kendaraan masih menggunakan ban yang sudah aus, tipis, bahkan robek sehingga dinilai tidak memenuhi standar keselamatan.
Meski menemukan beberapa pelanggaran teknis, petugas belum langsung melakukan penindakan. Kegiatan ramp check lebih difokuskan pada langkah preventif melalui sosialisasi dan imbauan kepada pengemudi agar segera memperbaiki kondisi kendaraannya.
Kegiatan ramp check sendiri rutin dilakukan setiap bulan, namun intensitasnya ditingkatkan menjelang Operasi Ketupat Lodaya 2026 seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa mudik Lebaran.
