RAGAM BAHASA– Film komedi Indonesia Agak Laen: Menyala Pantiku! resmi mencatat sejarah baru di industri perfilman nasional. Sekuel dari film komedi populer itu berhasil menjadi film dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang masa di Indonesia.
Berdasarkan data situs pemantau box office Cinepoint per Selasa (10/3/2026), film yang dibintangi Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga tersebut telah meraih 10.980.141 penonton sejak mulai tayang pada 27 November 2025.
Capaian itu membuat Agak Laen: Menyala Pantiku! melampaui rekor yang sebelumnya dipegang film superhero Hollywood Avengers: Endgame. Film produksi Marvel Studios tersebut mencatat 10.976.338 penonton di Indonesia sejak dirilis pada 2019.
Keberhasilan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya film lokal mampu mengalahkan rekor penonton film blockbuster Hollywood di pasar bioskop Indonesia.
Selain itu, film ini juga mencatat masa tayang yang sangat panjang di bioskop. Hingga lebih dari 100 hari penayangan, jumlah penonton masih terus bertambah sehingga rekor tersebut diperkirakan akan semakin sulit dikejar dalam waktu dekat.
Sebelumnya, film horor KKN di Desa Penari sempat memegang rekor film Indonesia terlaris dengan lebih dari 10 juta penonton. Rekor tersebut kemudian dilampaui beberapa film lain sebelum akhirnya dipecahkan oleh Agak Laen: Menyala Pantiku!.
Film ini mengisahkan petualangan empat sahabat yang berprofesi sebagai detektif namun selalu gagal dalam menjalankan tugas. Dalam misi terakhir mereka, keempatnya harus menyamar di sebuah panti jompo misterius untuk menangkap buronan kasus pembunuhan yang diduga bersembunyi di sana.
Penyamaran tersebut justru memicu berbagai kejadian kocak dan situasi absurd yang menjadi ciri khas komedi dalam film ini.
Selain para komika tersebut, film ini juga dibintangi sejumlah aktor seperti Ariyo Wahab, Jajang C. Noer, Jarwo Kwat, Egi Fedly, dan Tissa Biani.
Keberhasilan ini dinilai menjadi sinyal positif bagi industri perfilman nasional, sekaligus menunjukkan bahwa film Indonesia semakin mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
(NAUVAL)
