RAGAM BAHASA-Atlet bela diri asal Jawa Timur, Viona Amalia Adinda Putri, menjadi sorotan publik setelah mengungkap dugaan pelecehan seksual yang dialaminya. Pengakuan tersebut memicu perhatian luas dari masyarakat serta berbagai pihak yang mendorong agar kasus itu ditangani secara serius dan transparan.
Viona dikenal sebagai atlet muda yang memiliki sejumlah prestasi di cabang olahraga bela diri. Ia beberapa kali mengikuti kejuaraan tingkat daerah hingga nasional dan berhasil meraih berbagai penghargaan yang mengharumkan nama daerahnya.
Pengamat olahraga dari Universitas Negeri Surabaya, Dr. Andri Kurniawan, menilai keberanian Viona untuk berbicara merupakan langkah penting dalam mendorong perubahan di lingkungan olahraga.
“Kasus seperti ini sering kali sulit terungkap karena korban takut berbicara. Keberanian Viona bisa menjadi momentum bagi dunia olahraga untuk memperkuat sistem perlindungan bagi para atlet,” kata Andri, Rabu (11/3/2026).
Sementara itu, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Jawa Timur, Siti Rahmawati, menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan jika korban membutuhkan dukungan hukum maupun psikologis.
“Setiap dugaan kekerasan atau pelecehan harus ditangani secara serius. Korban harus mendapatkan perlindungan, sementara proses hukum berjalan secara objektif,” ujarnya.
Kasus yang diungkap Viona juga memicu gelombang dukungan dari masyarakat dan komunitas olahraga. Banyak pihak berharap pengungkapan ini dapat membuka ruang yang lebih aman bagi atlet untuk melaporkan tindakan tidak pantas yang terjadi di lingkungan olahraga.
(FIKRI)
