RAGAM BAHASA-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami hujan selama periode puncak arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan berlangsung pada pertengahan Maret.

Dalam prospek cuaca mingguan untuk periode 10–16 Maret 2026, BMKG menyebutkan kondisi cuaca secara umum didominasi hujan ringan hingga sedang. Meski demikian, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas lebih tinggi di sejumlah daerah.

Beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat antara lain Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, serta wilayah Pulau Jawa seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Selain itu, potensi hujan dengan intensitas serupa juga diperkirakan terjadi di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, sebagian besar wilayah Kalimantan, serta beberapa provinsi di Sulawesi. Wilayah Maluku dan Papua juga diprakirakan mengalami kondisi cuaca yang sama.

BMKG juga mencatat adanya kemungkinan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di Papua Tengah. Sementara itu, angin kencang diperkirakan berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Utara.

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diprediksi berlangsung pada 14–15 Maret, sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret.

Perkiraan tersebut didasarkan pada hasil survei Kementerian Perhubungan serta evaluasi pergerakan pemudik pada periode Lebaran tahun sebelumnya.

BMKG mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca guna mengantisipasi potensi gangguan perjalanan akibat hujan lebat maupun angin kencang.

(EGOL)