RAGAM BAHASA-Tunggal putra Indonesia Prahdiska Bagas Shujiwo menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang berhasil menembus partai puncak turnamen Ruichang China Masters 2026. Laga final tersebut digelar di Ruichang Sports Park Gym, China, pada Minggu (15/3).
Keberhasilan Bagas melaju ke final menjadi harapan terakhir Indonesia untuk membawa pulang gelar dari turnamen tersebut, setelah wakil-wakil lainnya terhenti di babak sebelumnya.
Pelatih tunggal putra pelatnas, Irwansyah, mengapresiasi perjuangan Bagas yang mampu tampil konsisten sepanjang turnamen. Menurutnya, performa Bagas menunjukkan perkembangan positif dari segi mental maupun strategi bermain.
“Bagas menunjukkan kematangan permainan. Dia mampu menjaga fokus di setiap pertandingan dan tidak mudah terpancing emosi saat menghadapi tekanan dari lawan,” ujar Irwansyah dalam keterangan resmi.
Irwansyah menambahkan, pada laga final nanti Bagas diharapkan tetap bermain sabar serta memanfaatkan setiap peluang untuk meraih poin.
“Yang terpenting adalah menjaga ritme permainan dan tetap percaya diri. Kesempatan meraih gelar sangat terbuka jika dia mampu bermain disiplin,” katanya.
Sementara itu, pengamat bulu tangkis nasional Rudy Hartono menilai keberhasilan Bagas melaju ke final menjadi sinyal positif bagi regenerasi sektor tunggal putra Indonesia.
“Ini momentum bagus bagi Bagas untuk membuktikan diri. Jika dia bisa tampil maksimal di final, itu akan menjadi pengalaman penting bagi kariernya ke depan,” ujar Rudy.
Partai final Ruichang China Masters 2026 diprediksi berlangsung sengit, mengingat Bagas akan menghadapi lawan tangguh yang juga tampil impresif sepanjang turnamen. Dukungan publik Indonesia diharapkan mampu menambah motivasi Bagas untuk meraih gelar juara.
(FIKRI)
