Sukabumi – Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Jatira Sukabumi U-12 menunjukkan optimisme tinggi menjelang keikutsertaan mereka dalam ajang Indonesia Junior Soccer League (IJSL) 2026 yang akan digelar di Stadion Indomilk Arena, Serang, Banten, pada Minggu (5/5/2026).
Tim yang diperkuat pemain kelahiran 2014 asal Desa Bojong, Kecamatan Cikembar ini tidak sekadar berpartisipasi, tetapi menargetkan hasil maksimal dengan membidik posisi tiga besar di kompetisi tingkat nasional tersebut.
Kepala Pelatih SSB Jatira U-12, Nandar Arisman, menyampaikan bahwa persiapan tim telah dilakukan secara maksimal, baik dari segi fisik, teknik, maupun strategi. Hal tersebut disampaikannya usai kegiatan pelepasan atlet secara simbolis pada Sabtu (4/5/2026), yang turut dihadiri unsur pemerintah desa, kecamatan, serta perwakilan Disbudpora dan KONI Kabupaten Sukabumi.
“Persiapan sudah maksimal, mulai dari fisik, teknik hingga strategi. Target kami jelas, minimal tiga besar,” ujar Nandar.
Ia menambahkan, keikutsertaan dalam IJSL bukan hanya soal meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana penting untuk membentuk mental bertanding serta meningkatkan pengalaman para pemain muda di level nasional.
“IJSL ini jadi momentum mengasah mental dan pengalaman anak-anak di level nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi SSB Jatira dalam melakukan pembinaan talenta muda di bidang sepak bola.
“Kami sangat mendukung. Ini penting untuk membangun karakter, semangat, dan daya saing anak-anak agar ke depan menjadi atlet yang tangguh,” ungkapnya.
Ajang IJSL sendiri dikenal sebagai salah satu kompetisi usia dini paling kompetitif di Indonesia, yang mempertemukan berbagai sekolah sepak bola terbaik dari seluruh daerah. Dengan persiapan yang matang, SSB Jatira U-12 diharapkan mampu memberikan hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di kancah nasional.
