RAGAM BAHASA – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Parungpanjang, Kabupaten Bogor, menyebabkan ratusan rumah warga terendam banjir. Tercatat sebanyak 406 bangunan rumah terdampak, dengan jumlah warga terdampak mencapai 1.377 orang.
Luapan air dari Kali Cimanceri menjadi penyebab utama banjir yang merendam permukiman warga. Debit air yang meningkat drastis tidak mampu ditampung oleh aliran sungai, sehingga meluap ke area sekitar.
Menurut Kepala Desa setempat, Suryana, banjir mulai terjadi sejak malam hari setelah hujan turun tanpa henti selama beberapa jam. “Air naik cukup cepat, warga tidak sempat menyelamatkan banyak barang. Beberapa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Sementara itu, salah satu warga terdampak, Rina (34), mengaku banjir kali ini cukup parah dibandingkan sebelumnya. “Biasanya tidak sampai masuk rumah setinggi ini. Sekarang hampir sepinggang orang dewasa,” katanya.
Petugas gabungan bersama relawan telah dikerahkan untuk membantu evakuasi warga serta menyalurkan bantuan logistik. Kebutuhan mendesak saat ini meliputi makanan siap saji, air bersih, dan obat-obatan.
Pemerintah setempat juga mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. Upaya penanganan dan pendataan korban masih terus dilakukan.
(FIKRI)
