RAGAM BAHASA-Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mempersiapkan distribusi puluhan ribu motor trail listrik guna menunjang operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di daerah yang sulit dijangkau transportasi.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa pengadaan kendaraan tersebut merupakan bagian dari rencana kerja tahun 2025. Dari total sekitar 25 ribu unit yang direncanakan, sebanyak 21.801 unit telah berhasil direalisasikan.
Pernyataan tersebut disampaikan Dadan saat ditemui menjelang agenda taklimat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (8/4).
Menurutnya, motor trail listrik ini akan difokuskan untuk mendukung mobilitas petugas SPPG dalam menjangkau wilayah terpencil, seperti desa-desa dengan akses terbatas yang sulit dilalui kendaraan biasa.
“Fungsinya untuk operasional di lapangan, terutama di daerah yang hanya bisa diakses menggunakan sepeda motor,” jelasnya.
Ia menegaskan, kehadiran kendaraan tersebut diharapkan mampu memperlancar distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga bantuan dapat menjangkau masyarakat di lokasi yang selama ini sulit tersentuh.
Meski demikian, Dadan memastikan bahwa untuk tahun ini belum ada rencana penambahan unit baru. Fokus saat ini adalah pada proses penyelesaian administrasi sebelum kendaraan tersebut resmi digunakan.
Ia menjelaskan, motor-motor yang telah tersedia masih harus melalui tahapan pencatatan sebagai Barang Milik Negara (BMN). Setelah proses tersebut rampung, barulah distribusi dilakukan secara bertahap.
Realisasi pengadaan sendiri telah dimulai sejak Desember 2025 dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh unit siap dioperasikan di berbagai wilayah Indonesia.
(EGOL)
