Sukabumi – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menekankan pentingnya kolaborasi dengan sektor kewirausahaan dalam acara Musyawarah Cabang (Muscab) III Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Saung Geulis, Kecamatan Cisaat, pada Rabu (8/4/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyatakan bahwa Muscab HIPMI merupakan saat yang tepat untuk memperkuat sinergi antara instansi pendidikan dan dunia usaha. Tujuannya adalah untuk membentuk generasi muda yang mandiri, kreatif, serta inovatif. Deden menilai dunia pendidikan memegang posisi strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya sekadar siap masuk dunia kerja, tetapi juga memiliki kemampuan untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri.

“HIPMI memiliki peran sebagai mitra krusial dalam memupuk jiwa kewirausahaan di tingkat pelajar dan kaum muda. Hal ini penting agar mereka siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa depan,” jelas Deden.

Lebih lanjut, ia berharap kerja sama antara Dinas Pendidikan dan HIPMI dapat melahirkan berbagai program nyata yang fokus pada peningkatan kompetensi serta daya saing pemuda di Kabupaten Sukabumi. Ia juga mendorong agar HIPMI mengambil peran dalam menyokong pertumbuhan UMKM yang berbasis inovasi, yang pada akhirnya akan memperluas kesempatan kerja bagi warga sekitar.

Dinas Pendidikan menaruh harapan besar pada hasil Muscab III ini agar terpilih kepengurusan HIPMI yang memiliki visi kuat, solid, dan mampu menjalankan program yang memberikan dampak nyata pada kualitas SDM. Deden menutup pernyataannya dengan menegaskan kesiapan pihak dinas untuk bersinergi dalam melahirkan generasi unggul yang menjadi motor penggerak perekonomian di daerah.