Sukabumi – Viralnya penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) sebagai bahan bakar angkutan kota (angkot) trayek Sukaraja–Kota Sukabumi mendapat perhatian serius dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi. Fenomena ini dinilai bukan sekadar inovasi penghematan operasional, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan transportasi publik.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Mubtadi Latip, menegaskan bahwa alasan utama Dishub turun tangan karena setiap kendaraan umum wajib memenuhi standar keselamatan sebelum digunakan mengangkut penumpang.
Menurutnya, modifikasi bahan bakar dari bensin ke LPG tidak bisa dilakukan sembarangan tanpa kajian teknis dan pengujian resmi dari pihak berwenang.
“Transportasi publik harus menjamin keselamatan penumpang. Jangan sampai ada inovasi, tetapi aspek keselamatannya justru diabaikan,” ujarnya.
Dishub menilai penggunaan bahan bakar gas memang bukan hal baru di dunia transportasi. Namun, kendaraan yang menggunakan sistem tersebut umumnya telah dirancang langsung oleh pabrikan dan memiliki sertifikasi kelayakan operasional.
Sementara pada kasus angkot yang viral, modifikasi dilakukan setelah kendaraan beroperasi sehingga perlu dipastikan kembali apakah sistem yang digunakan sudah memenuhi standar keamanan atau belum.
Karena itu, Dishub Kabupaten Sukabumi akan melakukan koordinasi dengan pihak pabrikan kendaraan, Balai Keselamatan Transportasi, hingga Kementerian Perhubungan untuk menilai kelayakan teknis kendaraan tersebut.
Selain itu, Dishub juga menyoroti pentingnya Surat Registrasi Uji Tipe (SRUT) bagi kendaraan umum. Menurut Mubtadi, perubahan spesifikasi kendaraan berpotensi memengaruhi status kelayakan kendaraan apabila tidak melalui pengujian ulang.
Fenomena ini sekaligus menjadi pengingat bahwa efisiensi biaya operasional angkutan umum harus tetap berjalan seiring dengan jaminan keselamatan penumpang.
Dishub berharap para pemilik dan pengemudi angkot tetap mematuhi prosedur teknis serta regulasi yang berlaku sebelum melakukan modifikasi kendaraan berbahan bakar alternatif.
