RAGAM BAHASA-Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia bersama Partai Buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026) pagi. Aksi tersebut diperkirakan menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi dari TMC Polda Metro Jaya, massa aksi mulai berkumpul sejak pukul 09.00 WIB. Pengendara yang melintas di kawasan Gatot Subroto dan sekitarnya diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan serta menggunakan jalur alternatif guna menghindari kemacetan.
Dalam keterangannya, pihak kepolisian menyebut peningkatan volume kendaraan diprediksi terjadi selama aksi berlangsung. Petugas juga disiagakan di sejumlah titik untuk mengatur lalu lintas dan menjaga situasi tetap kondusif.
Presiden KSPI sekaligus pimpinan Partai Buruh, Said Iqbal, dijadwalkan memimpin langsung aksi tersebut. Massa buruh diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB dengan jumlah peserta mencapai sekitar seribu orang.
Dalam aksi ini, buruh membawa sejumlah tuntutan kepada pemerintah, salah satunya meminta pencabutan Permenaker Nomor 7 Tahun 2026 yang mengatur tentang sistem alih daya atau outsourcing. Para peserta aksi menilai aturan tersebut merugikan pekerja dan dinilai tidak memberikan kepastian kerja bagi buruh.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap mematuhi arahan petugas di lapangan demi menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas di kawasan tersebut.
(NAUVAL)
