Sukabumi – Kondisi ruas jalan Mataram–Cijaksa yang menghubungkan Kecamatan Jampangkulon dengan Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan parah di sejumlah titik dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Ruas jalan tersebut diketahui menjadi jalur strategis yang kerap digunakan masyarakat sebagai akses alternatif menuju Kota Sukabumi maupun kawasan Pajampangan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan terparah berada di wilayah Desa Cikarang, Karanganyar hingga Desa Cikarangeusan, Kecamatan Jampangkulon. Aspal jalan banyak yang terkelupas hingga menyisakan bebatuan tajam dan lubang cukup dalam.

Kondisi jalan semakin berbahaya saat hujan turun karena lubang tertutup genangan air sehingga menyulitkan pengendara, khususnya kendaraan roda dua.

“Kalau hujan sangat berbahaya karena lubang tertutup air. Pengendara motor sering oleng saat menghindari jalan rusak,” ujar salah seorang warga, Jumat (8/5/2026).

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera melakukan perbaikan permanen karena kerusakan jalan dinilai menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat sehari-hari.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha UPTD PU Wilayah Jampangkulon, Yudi Sarip, memastikan bahwa ruas jalan Mataram–Cijaksa menjadi salah satu prioritas penanganan pada tahun anggaran 2026.

“Untuk ruas Cijaksa–Mataram setiap tahun ada penanganan. Insya Allah tahun ini juga ada perbaikan,” katanya.

Saat ini, UPTD PU Wilayah Jampangkulon masih melakukan pendataan teknis untuk menentukan titik kerusakan yang akan diprioritaskan sesuai ketersediaan anggaran.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi ruas tersebut selama proses penanganan belum dilaksanakan.