Sukabumi — Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi Tahun 2026 untuk memperkuat pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA), khususnya yang diduga ilegal di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Grand Inna Samudra Beach (GISBH), Kecamatan Cikakak, pada Kamis (21/5/2026), dan dihadiri oleh sekitar 112 peserta dari berbagai unsur lintas sektoral, termasuk TNI, Polri, kejaksaan, intelijen, pemerintah daerah, serta perangkat kewilayahan hingga tingkat kecamatan dan desa.

Rakor ini diinisiasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi sebagai upaya memperkuat sinergitas pengawasan orang asing di wilayah kerja Kabupaten Sukabumi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi, Henki Irawan, dalam keterangannya menegaskan bahwa pengawasan orang asing tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan harus melibatkan kolaborasi seluruh instansi terkait.

Menurutnya, keberadaan WNA di Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan dan investasi, namun tetap harus diawasi secara ketat agar tidak terjadi pelanggaran hukum maupun penyalahgunaan izin tinggal.

“Sinergitas lintas sektoral menjadi kekuatan utama Timpora dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah,” ujarnya.

Dalam forum tersebut juga dipaparkan hasil pengawasan lapangan, termasuk dugaan adanya aktivitas penipuan daring internasional (love scamming) yang melibatkan WNA di wilayah Sukabumi. Selain itu, sektor pertambangan, kawasan pesisir, hingga perusahaan industri yang mempekerjakan tenaga kerja asing turut menjadi perhatian pengawasan karena dinilai berpotensi terjadi pelanggaran izin.

Melalui rapat ini, disepakati penguatan patroli gabungan, optimalisasi pertukaran informasi intelijen antarinstansi, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

Dari unsur pemerintah daerah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sukabumi turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan koordinasi pengawasan orang asing di daerah.

Keterlibatan Bakesbangpol diharapkan dapat memperkuat peran pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas, ketertiban, serta keamanan wilayah Kabupaten Sukabumi dari potensi pelanggaran yang melibatkan orang asing.