Sukabumi – Kondisi lapisan aspal pada ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Tanjungsari dan Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, menjadi perhatian setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi permukaan jalan tersebut beredar di media sosial.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, warga memperlihatkan lapisan aspal yang tampak lunak dan dapat dicungkil menggunakan tangan. Sejumlah bagian jalan juga terlihat mengalami perubahan bentuk ketika terkena beban, termasuk titik yang tampak amblas saat sepeda motor diparkir menggunakan standar samping.

Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan dari masyarakat mengenai kualitas pekerjaan sekaligus pengawasan terhadap proyek perbaikan jalan kabupaten tersebut.

Dalam rekaman yang beredar, warga meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap kondisi jalan yang menjadi jalur penghubung antardesa tersebut.

Menanggapi kondisi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD PU Wilayah Jampangtengah, Robi Ferdian, menjelaskan bahwa pekerjaan jalan tersebut hingga saat ini belum dinyatakan selesai.

Menurut Robi, proyek masih berada dalam tahap pelaksanaan sehingga sejumlah temuan di lapangan masih dapat ditindaklanjuti oleh pihak pelaksana pekerjaan.

“Pengawas sudah memberikan penekanan agar dilakukan perbaikan, dan penyedia jasa menyatakan siap melakukan perbaikan pada titik yang menjadi temuan,” jelas Robi.

Ia menegaskan bahwa pekerjaan tersebut juga belum memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima sementara. Dengan kondisi tersebut, berbagai kekurangan yang ditemukan selama proses pekerjaan masih menjadi tanggung jawab penyedia jasa untuk diperbaiki sebelum pekerjaan dinyatakan memenuhi ketentuan.

“Pekerjaan belum selesai dan belum diserahterimakan. Jadi temuan di lapangan masih menjadi bagian dari evaluasi dan perbaikan,” ujarnya.

Dinas PU Kabupaten Sukabumi melalui UPTD terkait memastikan temuan pada permukaan jalan tersebut menjadi bagian dari evaluasi pekerjaan. Penyedia jasa juga telah diminta melakukan penanganan terhadap bagian yang dinilai belum sesuai.

Perbaikan tersebut diharapkan dapat dilakukan secara maksimal sebelum pekerjaan memasuki tahapan serah terima. Pemeriksaan kembali nantinya diperlukan untuk memastikan hasil pekerjaan memenuhi persyaratan teknis yang telah ditetapkan.

Sementara itu, masyarakat berharap proses evaluasi tidak hanya sebatas perbaikan pada bagian yang terlihat mengalami kerusakan, tetapi juga memastikan kualitas keseluruhan pekerjaan. Warga menginginkan ruas jalan penghubung Tanjungsari-Bojongtipar dapat digunakan dengan aman dan memiliki daya tahan yang baik.

Dengan masih berlangsungnya pekerjaan, masyarakat juga berharap Dinas PU Kabupaten Sukabumi terus melakukan pengawasan hingga seluruh tahapan proyek selesai dan hasil pembangunan benar-benar memenuhi standar yang telah ditentukan.