RAGAM BAHASA – Polisi mengungkap fakta baru terkait komplotan perampok bersenjata tajam yang menyasar nasabah koperasi di wilayah Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Para pelaku ternyata bukan kali pertama melakukan aksi pencurian dengan kekerasan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap para tersangka, polisi menemukan bahwa komplotan tersebut telah menjalankan aksi dengan modus serupa sebanyak tiga kali.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, aksi para tersangka tidak hanya dilakukan di Kabupaten Bekasi, tetapi juga menyasar wilayah Kota Bekasi hingga Jakarta Timur.

“Para tersangka sudah melakukan sebanyak tiga kali pencurian dengan kekerasan dengan modus yang sama,” kata Iman kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, informasi tersebut diperoleh penyidik berdasarkan keterangan para tersangka selama proses pemeriksaan. Polisi kini masih mendalami rangkaian aksi yang dilakukan kelompok tersebut, termasuk lokasi dan peran masing-masing pelaku.

Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari penyidikan kasus perampokan terhadap nasabah koperasi di Cibitung. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku diketahui menggunakan senjata tajam untuk mengancam korban.

Polisi juga terus menelusuri kemungkinan adanya aksi lain yang dilakukan kelompok tersebut. Hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kejahatan yang pernah dilakukan para tersangka dapat terungkap.

Penyidik selanjutnya akan mencocokkan keterangan para tersangka dengan bukti-bukti yang telah dikumpulkan di lapangan.

Dengan terungkapnya tiga aksi serupa, polisi berharap dapat mengungkap secara utuh jaringan serta pola operasi komplotan tersebut dan memastikan tidak ada korban maupun lokasi kejadian lain yang terlewat dalam penyidikan.

(FIKRI)