RAGAM BAHASA – Bentrokan melibatkan dua kelompok yang diduga berasal dari organisasi kemasyarakatan (ormas) terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur KM 13,6, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB itu sempat direkam warga dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, sejumlah orang terlihat terlibat perkelahian dengan menggunakan senjata tajam jenis golok di pinggir jalan.

Kapolres Sukabumi Kota melalui Kasi Humas Ipda Ade Ruli Bachtiar mengatakan, bentrokan tersebut berawal dari permasalahan yang hendak diselesaikan melalui pertemuan. Namun, proses mediasi tidak menemukan titik temu hingga terjadi cekcok yang kemudian berujung aksi kekerasan.

“Para pihak sebelumnya sempat berjanji bertemu untuk menyelesaikan suatu permasalahan secara damai. Namun, saat pertemuan berlangsung tidak dicapai titik temu hingga terjadi adu mulut yang berujung aksi saling bacok,” ujar Ade Ruli.

Menurut kepolisian, perselisihan itu bermula dari kejadian di sebuah pangkalan ojek pada Sabtu (19/9/2026). Kedua pihak kemudian sepakat bertemu di kawasan Sukalarang untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Pertemuan justru berubah ricuh setelah salah satu pihak diduga membacok lawannya menggunakan golok.

Akibat bentrokan tersebut, sejumlah orang mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam dan mendapatkan perawatan medis. Polisi kemudian mengamankan lima orang dari kedua pihak untuk menjalani pemeriksaan serta mendalami peran masing-masing dalam kejadian tersebut.

Dari lokasi kejadian, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, yakni satu bilah golok tanpa gagang, dua sarung golok, dan sebuah balok kayu. Hingga kini, penyidik masih memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap secara utuh rangkaian bentrokan tersebut.

Menariknya, pengurus DPC GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi menyatakan bahwa pihaknya telah mengecek informasi tersebut dan memastikan anggota organisasinya tidak terlibat dalam bentrokan. Polisi sendiri masih melakukan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang terlibat.

(FIKRI)