Sukabumi – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi menanggapi sorotan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI terkait game daring Roblox. Menurut Devi Indra Kusuma, Kepala Seksi Kesiswaan SMP Disdik, orang tua harus lebih sadar dan mengawasi anak-anak mereka agar terhindar dari pengaruh negatif konten digital.

Devi menjelaskan bahwa game daring yang mengandung unsur kekerasan dapat berdampak buruk pada anak. Pada masa pertumbuhan, anak mudah meniru kebiasaan yang dilihatnya. Ia juga menyoroti bahaya konten yang tidak pantas atau eksploitasi anak yang bisa muncul karena interaksi dengan orang dewasa tanpa pengawasan.

Meskipun tidak melarang sepenuhnya, Devi menekankan bahwa game daring lain seperti Mobile Legends, Free Fire, dan PUBG juga membutuhkan pengawasan orang tua. Disdik Kabupaten Sukabumi akan bekerja sama dengan orang tua dan sekolah untuk mencegah dampak negatif dari konten digital pada karakter anak.

“Main Roblox atau game lainnya boleh saja, asal tidak berlebihan dan yang paling penting ada pengawasan dari orang tua,” pungkasnya.