RAGAMBAHASA.com – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2022 (Ikomers22) STISIP Widyapuri Mandiri sukses menyelenggarakan seminar dan workshop bertajuk “Ruang Kreatif UMKM”. Acara yang fokus pada penguatan promosi digital ini membekali para pelaku usaha lokal dengan keterampilan teknis penggunaan aplikasi Canva, Capcut, hingga teknik foto produk yang profesional.

Kegiatan ini menghadirkan Fira Apriani sebagai pemateri utama yang membedah strategi visualisasi produk di era digital. Jalannya acara dipandu langsung oleh Anne Sandra Dewi, M.I.Kom, selaku Penanggung Jawab acara sekaligus Moderator, serta didukung oleh Arie Melani, S.IP., M.Si, sebagai Koordinator UMKM.

Wadah Kolaborasi dan Pengabdian Masyarakat

Ketua Pelaksana, Lukman Nulhakim, menjelaskan bahwa acara ini dirancang sebagai respons terhadap tantangan ekonomi digital yang semakin kompetitif. Selain itu, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kegiatan Ruang Kreatif UMKM ini diselenggarakan sebagai wadah kolaborasi, inovasi, dan peningkatan kapasitas bagi para pelaku UMKM. Kami berharap agenda ini terus berlanjut guna menjaga keharmonisan antara mahasiswa dan masyarakat, serta mendorong UMKM agar lebih adaptif, kreatif, dan berdaya saing,” ujar Lukman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan peserta yang hadir, dengan harapan kegiatan ini memberikan manfaat berkelanjutan bagi perkembangan ekonomi lokal.

Pentingnya Visualisasi dalam Persaingan Global

Selaku Penanggung Jawab Acara dan dosen pengampu, Anne Sandra Dewi, M.I.Kom, menekankan bahwa program studi Ilmu Komunikasi, khususnya pada mata kuliah Merek dan Citra, memiliki perhatian besar terhadap kemampuan promosi mandiri bagi UMKM.

Menurut Anne, di masa sekarang, kualitas produk saja tidaklah cukup tanpa didukung oleh strategi komunikasi visual yang mumpuni.

“Persaingan usaha saat ini bukan hanya mengandalkan rasa atau kualitas produk, tapi juga kemampuan visualisasi yang memikat. Kami berharap setelah ini UMKM dapat mengelola promosi digital secara mandiri, menambah value usahanya, sehingga produk mereka tidak hanya diterima di tingkat lokal, tapi juga nasional hingga global,” tegas Anne.

Acara yang berlangsung dengan antusiasme tinggi ini diakhiri dengan sesi praktik langsung, di mana para peserta diajarkan cara mengambil foto produk yang estetik hanya dengan menggunakan perangkat ponsel, Lalu diajarkan membuat desain melalui Aplikasi Canva, Di akhiri Dengan Pelatihan Dasar Aplikasi Editing Video Capcut. Melalui inisiatif dari Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2022 ini, diharapkan sinergi antara akademisi dan pelaku usaha kecil menengah terus terjalin erat, menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang tangguh dan berkelanjutan di masa depan.