Sukabumi – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi mencatat adanya penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Pantai Palabuhanratu selama libur Tahun Baru 2026. Kondisi tersebut diketahui berdasarkan hasil pemantauan langsung di sejumlah objek wisata pantai pada Kamis (1/1/2026).
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan pemantauan dilakukan di sepanjang kawasan wisata pesisir selatan Palabuhanratu. Sejumlah titik yang menjadi fokus pengawasan di antaranya Batu Bintang, Gado Bangkong, Cipatuguran, kawasan Palihan Istana Presiden, hingga Cikembang.
“Secara keseluruhan ada 26 titik objek wisata pantai yang kami pantau,” ujar Ali kepada awak media.
Ali menjelaskan, meskipun terjadi penurunan dibandingkan periode libur Tahun Baru sebelumnya, aktivitas wisata di Palabuhanratu tetap berjalan. Wisatawan masih terlihat berkunjung dan menikmati kawasan pantai, meski jumlahnya tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.
“Kunjungan wisatawan masih ada, tetapi memang terbatas. Jika dibandingkan dengan libur Tahun Baru tahun lalu, terjadi penurunan,” jelasnya.
Menurut Ali, penurunan kunjungan tersebut diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah informasi yang berkembang di masyarakat, termasuk kabar yang sempat viral terkait banjir rob, sehingga menimbulkan kekhawatiran calon wisatawan untuk berkunjung ke Palabuhanratu.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan terus melakukan pemantauan secara intensif di kawasan wisata pantai. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan kondisi tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi wisatawan.
“Pemantauan terus kami lakukan agar wisatawan yang datang tetap merasa aman dan nyaman selama berlibur di Palabuhanratu,” pungkas Ali.
