RAGAM BAHASA– Seorang petugas keamanan perumahan bernama Mat Suhadi (51) meninggal dunia usai ditusuk saat berusaha menggagalkan aksi pencurian di kawasan Cemara Diamond Townhouse, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (9/5/2026) malam.

Korban diketahui sempat terlibat duel dengan dua pelaku pencurian yang diduga hendak membawa kabur material bangunan dari area perumahan tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika korban menerima laporan dari warga terkait keberadaan dua orang mencurigakan di sekitar lingkungan perumahan. Mendapat laporan itu, korban langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Sesampainya di lokasi, korban mendapati kantor pemasaran perumahan dalam kondisi berantakan. Selain itu, sejumlah barang berupa kusen bangunan dilaporkan hilang.

Mengetahui telah terjadi pencurian, korban kemudian berusaha mengejar para pelaku yang melarikan diri. Aksi kejar-kejaran berakhir di kawasan Jalan Raya Cemorokandang, tepatnya di dekat Jembatan Amprong.

Di lokasi tersebut, korban sempat menghadang kedua pelaku hingga terjadi perkelahian. Namun karena kalah jumlah, korban akhirnya terdesak dan mengalami luka tusuk di bagian perut.

“Korban ditusuk saat berkelahi dengan pelaku. Setelah itu korban terkapar,” ujar seorang warga di sekitar lokasi kejadian.

Korban sempat mendapatkan pertolongan warga, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka yang diderita.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Satreskrim Polresta Malang Kota bersama Unit Reskrim Polsek Kedungkandang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin mengatakan, pelaku telah teridentifikasi melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.

“Ciri-ciri pelaku laki-laki, bertubuh tinggi besar sekitar 175 sentimeter, rambut pendek rapi, dan mengenakan jaket abu-abu saat kejadian,” katanya.

Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang melarikan diri usai kejadian. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan pelaku agar segera melapor ke pihak berwajib.

(NAUVAL)