RAGAM BAHASA-Cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (14/5/2026). Fenomena hujan es disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik dan sempat membuat warga panik.
Peristiwa hujan es itu viral di media sosial setelah warga mengunggah video butiran es yang jatuh dari langit. Dalam rekaman yang beredar, warga tampak memperlihatkan bongkahan es kecil yang memenuhi halaman rumah dan jalanan.
Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, mengatakan fenomena tersebut terjadi akibat aktivitas awan Cumulonimbus yang berkembang cukup intens di wilayah Pandeglang.
“Fenomena hujan es ini terjadi karena adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus yang cukup tinggi disertai suhu dingin di lapisan atmosfer tertentu. Kondisi itu membuat butiran air membeku sebelum akhirnya jatuh ke permukaan,” kata Riza kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).
Selain hujan es, angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa kecamatan. Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan warga langsung melakukan evakuasi batang pohon yang menutup akses jalan.
Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Serang, Nurlela Fitriani, mengatakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan di wilayah Banten bagian selatan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, angin kencang, maupun hujan es terutama pada siang hingga malam hari,” ujarnya.
Ia juga meminta warga tidak berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras dan segera mencari tempat aman apabila terjadi angin kencang.
Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun, petugas masih melakukan pendataan terhadap pohon tumbang dan kerusakan ringan yang dialami warga.
(FIKRI)
