RAGAM BAHASA – Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi Kota memastikan kecelakaan yang melibatkan sebuah dump truk di Jalan Lingkar Selatan, tepatnya di wilayah Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, tidak disebabkan oleh rem blong sebagaimana kabar yang sempat beredar di media sosial.

Hasil penyelidikan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan kendaraan kehilangan kendali saat pengemudinya berupaya menghindari sepeda motor yang berada di depan truk.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, IPDA Indra Lesmana, menjelaskan dump truk Isuzu Giga bernomor polisi F 9099 KMP melaju dari arah barat menuju timur. Saat itu, sebuah sepeda motor di depannya diduga hendak berbelok, namun mengurungkan niatnya sehingga membuat sopir truk melakukan manuver menghindar.

Akibat manuver tersebut, truk berbelok ke arah kanan, naik ke median jalan, kemudian masuk ke jalur berlawanan. Kendaraan selanjutnya menabrak sepeda motor Honda Tiger bernomor polisi D 3509 ZTV sebelum menghantam sebuah warung nasi, kios milik warga, serta sebuah mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi F 1774 BF yang sedang terparkir.

Benturan keras menyebabkan sejumlah bangunan dan kendaraan mengalami kerusakan cukup serius. Selain sepeda motor dan mobil minibus, warung makan serta bangunan ruko di lokasi kejadian juga terdampak akibat tabrakan tersebut.

Meski insiden ini menimbulkan kerugian material yang cukup besar, tidak ada korban jiwa. Pengendara sepeda motor yang sempat berada di jalur truk dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Sementara itu, sopir dump truk mengalami luka di bagian kepala dan lecet pada beberapa bagian tubuh. Korban langsung mendapatkan penanganan medis setelah kejadian. Polisi juga mengungkapkan bahwa saat kecelakaan berlangsung, dump truk tersebut sedang dalam kondisi kosong tanpa membawa muatan.

Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat mengenai dugaan rem blong, polisi menegaskan hasil pemeriksaan kendaraan tidak menemukan adanya kerusakan pada sistem pengereman.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi maupun pengecekan terhadap kondisi teknis kendaraan, penyebab utama kecelakaan diduga karena pengemudi kehilangan kendali ketika berusaha menghindari kendaraan lain yang berada di depannya, bukan akibat kegagalan fungsi rem.

Saat ini, Satlantas Polres Sukabumi Kota masih melanjutkan proses penyelidikan guna melengkapi rangkaian penyidikan dan memastikan seluruh faktor penyebab kecelakaan secara menyeluruh.

Polisi juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga jarak aman, berkendara dengan penuh konsentrasi, serta memberikan isyarat yang jelas saat hendak berbelok demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

(Egol)