SUKABUMI – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi terus mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di sejumlah sekolah. Salah satu program yang tengah berjalan yakni rehabilitasi sedang hingga berat ruang perpustakaan SDN Cisaat Gadis, Kecamatan Cisaat.
Saat ini, pekerjaan rehabilitasi perpustakaan tersebut telah memasuki tahap pembangunan struktur. Proyek yang bersumber dari APBD DPA Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026 ini diharapkan dapat menghadirkan fasilitas yang lebih aman, nyaman, serta mendukung kebutuhan belajar para peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, S.Pd.I., KP., M.Si., mengatakan peningkatan fasilitas pendidikan tidak semata-mata berkaitan dengan pembenahan bangunan. Menurutnya, sarana yang memadai juga harus mampu menunjang kegiatan pembelajaran dan mendorong tumbuhnya budaya literasi di kalangan siswa.
“Rehabilitasi perpustakaan ini merupakan investasi bagi masa depan pendidikan. Kami ingin peserta didik memiliki fasilitas yang layak, berkualitas, dan mendukung proses belajar mengajar,” ujar Deden Sumpena.
Dalam pelaksanaannya, pekerjaan rehabilitasi tersebut dipercayakan kepada CV ACI dengan nilai kontrak sekitar Rp192,272 juta. Adapun masa pengerjaan ditetapkan selama 60 hari kalender, terhitung sejak 9 Juli 2026.
Pemilik CV ACI, Ripal, menunjuk Rezal Septiansyah, S.Pd., sebagai penanggung jawab kendali pekerjaan di lapangan. Rezal bersama tim melakukan peninjauan langsung pada Jumat (21/8/2026) untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana serta memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditentukan.
Rezal mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung program Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi dengan menjaga mutu pekerjaan sekaligus memastikan aspek keselamatan menjadi perhatian selama proses pembangunan berlangsung.
“Penerapan K3, perlindungan pekerja, dan kualitas konstruksi menjadi perhatian utama kami. Setiap pekerjaan yang dilaksanakan di bawah Disdik harus memenuhi standar keselamatan tanpa kompromi,” tegas Rezal.
Menurut Rezal, penerapan prinsip zero accident menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan pekerjaan. Upaya tersebut dilakukan melalui penggunaan alat pelindung diri (APD), penerapan prosedur keselamatan konstruksi, serta perlindungan tenaga kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Selain keselamatan kerja, kualitas hasil pembangunan juga menjadi perhatian. Setiap tahapan pekerjaan diupayakan berjalan sesuai standar konstruksi sehingga ruang perpustakaan yang direhabilitasi nantinya dapat digunakan dalam jangka panjang.
Dengan adanya rehabilitasi tersebut, sinergi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi dan pihak pelaksana diharapkan mampu menghasilkan ruang perpustakaan yang lebih layak, fungsional, dan representatif bagi warga sekolah SDN Cisaat Gadis.
Keberadaan perpustakaan yang lebih baik diharapkan dapat memperkuat fungsinya sebagai pusat literasi sekaligus sumber belajar bagi siswa. Dengan demikian, peserta didik memiliki ruang yang nyaman untuk membaca, mencari informasi, dan mengembangkan pengetahuan.
Program rehabilitasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang berkualitas. Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta mampu memenuhi kebutuhan peserta didik dalam menunjang proses pembelajaran.
