RAGAM BAHASA — Tiga kios di Kampung Leweung Datar, RT 02/RW 11, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terbakar pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kebakaran diketahui warga setelah api terlihat membakar bagian bangunan kios aluminium dan kemudian merambat ke bangunan usaha di sekitarnya. Warga bersama pemilik kios langsung berupaya memadamkan api secara gotong royong sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Mawaldi, mengatakan warga turut membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar dan Babinsa.

“Warga dan pemilik kios bergotong royong melakukan pemadaman, membantu petugas Damkar bersama Babinsa,” ujar Mawaldi.

Kobaran api sempat membuat warga sekitar panik. Salah seorang pemilik kios kelontongan bahkan dilaporkan sempat pingsan setelah melihat tempat usahanya dilalap api.

Petugas pemadam kebakaran dari Posko V Cibadak tiba di lokasi sekitar pukul 05.14 WIB. Sebanyak tiga unit armada dikerahkan untuk melakukan penanganan, terdiri dari dua unit Damkar Posko V Cibadak dan satu unit Damkar Posko IV Parungkuda.

Dari hasil pendataan di lokasi, tiga bangunan usaha terdampak kebakaran. Bangunan pertama merupakan kios aluminium milik Dudy Efendy (39), dengan ukuran sekitar 6 x 8 meter.

Api kemudian merambat ke kios kelontongan milik Ani Suliwati (33), yang memiliki luas sekitar 9 x 8 meter. Selain itu, kios steam motor milik Asep Saepudin dengan ukuran sekitar 6 x 6 meter juga ikut terdampak.

“Penyebab kejadian dugaan sementara akibat arus pendek listrik,” kata Mawaldi.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Petugas gabungan kemudian melakukan pendinginan, pendataan, serta memastikan kondisi di sekitar lokasi aman.

Penanganan kebakaran melibatkan Damkar Posko V Cibadak, Damkar Posko IV Parungkuda, Polsek Cibadak, Babinsa Sukasirna Koramil Cibadak, Bhabinkamtibmas, Tagana, Satpol PP, relawan IEA Sukabumi Korwil Cibadak, kepala dusun, serta masyarakat setempat.

Hingga penanganan selesai, petugas masih melakukan assessment untuk mengetahui kondisi dan dampak kerugian akibat kebakaran tersebut.

(Egol)