RAGAM BAHASA — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan penyegaran di jajaran pimpinan kewilayahan. Salah satu perubahan terjadi di Jawa Barat, dengan ditunjuknya Irjen Pol. Hengki sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat.
Hengki menggantikan Irjen Pol. Pipit Rismanto yang mendapat penugasan baru sebagai Perwira Tinggi Bareskrim Polri dengan penugasan di Kementerian Hukum.
Pergantian tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang diterbitkan pada 2 Oktober 2026. Mutasi ini menjadi bagian dari rotasi yang melibatkan puluhan perwira Polri, termasuk pergantian pada 19 posisi Kapolda.
Sebelum mendapat tugas di Jawa Barat, Hengki memimpin Polda Banten. Ia dipercaya menduduki posisi tersebut sejak Agustus 2025 setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Banten.
Penugasan sebagai Kapolda Jabar menambah panjang perjalanan karier Hengki di tubuh Polri yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade.
Berawal dari Penugasan di Kepulauan Riau
Hengki merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1995. Perwira kelahiran Way Kanan, Lampung, 7 Januari 1971, tersebut mengawali karier kepolisian di wilayah Kepulauan Riau.
Pada awal pengabdiannya, Hengki menjalankan tugas sebagai Pamapta Polres Kepri Timur. Setelah itu, berbagai jabatan di bidang operasional dan reserse dipercayakan kepadanya.
Sejumlah posisi yang pernah diembannya antara lain Kaurbinops Reserse Polres Kepri Timur, Kapolsek Khairah Mandah, Kasat Serse Polres Indragiri Hilir, Kapolsektif Karimun, hingga Kabagops Polres Kampar.
Pengalaman tersebut kemudian membawanya menjalani penugasan di sejumlah wilayah dan satuan lain, termasuk Banten, Lampung, Sumatera Barat, Jakarta, serta lingkungan Bareskrim Polri.
Pernah Menjabat Kapolres di Sejumlah Wilayah
Karier kewilayahan Hengki terus berkembang. Pada 2005, ia mulai bertugas di lingkungan Polda Banten sebagai Kanit II Sat II Ditreskrim.
Ia kemudian dipercaya menjadi Kapolsek Kragilan pada periode 2005–2007 dan Kanit I Ditreskrim Polda Banten pada 2007–2009.
Pengalaman sebagai pimpinan di tingkat kewilayahan berlanjut ketika Hengki dipercaya menjadi Kapolres Kota Metro pada 2013–2014, kemudian Kapolres Lampung Selatan pada 2014–2015.
Beberapa tahun kemudian, ia mendapat kepercayaan memimpin Polresta Barelang pada 2017–2019.
Setelah itu, Hengki melanjutkan pengabdiannya di Polda Metro Jaya. Ia tercatat pernah menjabat Kabidkum Polda Metro Jaya, Kapolres Metro Bekasi Kota, hingga Dirresnarkoba Polda Metro Jaya.
Jabatan tersebut dijalankan secara berturut-turut pada rentang 2019 hingga 2024.
Kembali ke Banten Sebelum Dipindahkan ke Jabar
Pada 2024, Hengki kembali mendapat penugasan di wilayah Banten. Kali ini ia dipercaya sebagai Wakapolda Banten dengan pangkat Brigjen Pol.
Tidak berlangsung lama, kariernya kembali meningkat. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025, Hengki ditunjuk menjadi Kapolda Banten.
Pada September 2025, pangkatnya naik menjadi Inspektur Jenderal Polisi atau Irjen Pol.
Selama sekitar satu tahun, Hengki menjalankan tugas sebagai Kapolda Banten sebelum akhirnya mendapat penugasan baru untuk memimpin Polda Jawa Barat.
Kini, pengalaman Hengki di berbagai daerah dan satuan kepolisian akan menjadi bagian dari perjalanan tugasnya di Jawa Barat.
Pergantian pucuk pimpinan Polda Jabar tersebut merupakan bagian dari rotasi organisasi Polri yang mencakup 88 perwira tinggi dan perwira menengah, dengan 19 posisi Kapolda mengalami perubahan.
Penugasan baru ini sekaligus membuka fase berikutnya dalam karier Irjen Pol. Hengki di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
(Egol)
