Sukabumi – Pengembangan olahraga tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kebugaran masyarakat, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas promosi pariwisata dan menggerakkan perekonomian lokal. Hal inilah yang membuat persiapan Ciletuh Geopark Run 2027 menjadi perhatian Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi.

Di bawah perhatian Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Drs. Yudi Mulyadi, M.Si., kegiatan ini menjadi peluang untuk menghubungkan dunia olahraga dengan potensi alam yang dimiliki daerah. Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu dinilai memiliki daya tarik yang dapat diperkenalkan kepada peserta melalui penyelenggaraan ajang lari berskala luas.

Ciletuh Geopark Run 2027 dijadwalkan berlangsung pada 17 Januari 2027 di Pantai Palangpang, kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Kegiatan ini menargetkan 2.000 peserta dengan tiga pilihan kategori, yakni 5K, 10K, dan half marathon 21K.

Mengapa kegiatan ini penting? Salah satu alasannya adalah potensi promosi daerah yang dapat menjangkau masyarakat di luar Kabupaten Sukabumi. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah diharapkan dapat memperkenalkan keindahan alam geopark sekaligus memperkuat citra Sukabumi sebagai destinasi wisata olahraga atau sport tourism.

Selain itu, kegiatan ini berpeluang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Meningkatnya kunjungan peserta dapat membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menawarkan produk maupun layanan kepada pengunjung. Dengan demikian, manfaat kegiatan diharapkan tidak berhenti pada penyelenggaraan perlombaan, tetapi juga dapat dirasakan oleh sektor usaha lokal.

Persiapan Ciletuh Geopark Run 2027 dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, S.H., M.M., di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Jumat (9/10/2026). Rapat tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah dan panitia penyelenggara untuk menyelaraskan kebutuhan teknis serta kesiapan pelaksanaan acara.

Ade Suryaman menekankan bahwa keberhasilan kegiatan membutuhkan koordinasi lintas perangkat daerah, terutama dalam memastikan kesiapan rute, keamanan, infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan kebersihan lingkungan.

“Geopark Ciletuh Run Series ini bukan sekadar event lari, tetapi momentum untuk mempromosikan pariwisata, UMKM, dan keindahan geopark kita ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa promosi wisata harus tetap memperhatikan kelestarian kawasan geopark. Karena itu, penyelenggaraan kegiatan perlu dirancang agar mampu mendatangkan manfaat bagi masyarakat tanpa mengabaikan prinsip pariwisata berkelanjutan.

Bagi Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Ciletuh Geopark Run 2027 menjadi salah satu peluang untuk memperkuat peran olahraga dalam pembangunan daerah. Dengan persiapan yang terkoordinasi, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga, memperluas pengenalan destinasi wisata, serta membuka peluang ekonomi bagi warga di sekitar kawasan acara.