Sukabumi – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi telah menyelesaikan pembangunan kembali Jembatan Linggamanik yang berada di ruas Jalan Kabupaten Bojongjengkol–Miramontana, Kampung Linggamanik, Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah.
Jembatan tersebut sebelumnya ambruk pada Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 00.00 WIB. Kerusakan terjadi setelah luapan Sungai Cikurutug akibat hujan deras menggerus bagian jembatan.
Setelah melalui proses pembangunan kembali, akses yang menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat tersebut kini telah selesai dikerjakan dan dapat kembali digunakan warga.
Ketua Tim Teknis Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Lutfi Hadi, memastikan seluruh pekerjaan pembangunan jembatan telah diselesaikan sesuai target yang ditetapkan.
“Alhamdulillah pekerjaan sudah rampung sesuai dengan target,” ujar Lutfi kepada sukabumiupdate.com, Kamis (1/10/2026).
Menurut Lutfi, pembangunan tersebut merupakan bagian dari kegiatan penggantian Jembatan Linggamanik pada ruas Jalan Bojongjengkol–Miramontana. Keberadaan jembatan dinilai penting karena menjadi salah satu akses utama yang menunjang konektivitas dan mobilitas masyarakat di Kecamatan Jampangtengah.
Pekerjaan pembangunan mengacu pada kontrak Nomor 000.3.3/03/SP/PJM.01/DPU/2026 tertanggal 15 Juni 2026. Nilai kontrak proyek tersebut mencapai Rp1.053.976.387,13 dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender.
Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Danti Andhika Kinara dengan pengawasan dari konsultan pengawas PT Studio Aero Bentala.
Lutfi berharap kembali berfungsinya Jembatan Linggamanik dapat memperlancar aktivitas dan mobilitas masyarakat. Selain itu, keberadaan jembatan tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap kegiatan ekonomi warga di wilayah sekitar.
Penyelesaian pembangunan jembatan ini juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Nangerang. Kepala Desa Nangerang, Sopyan, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan jajaran dinas terkait yang dinilai cepat merespons kebutuhan masyarakat.
Sopyan menambahkan, Jembatan Linggamanik telah menjalani serah terima pertama hasil pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO) pada Sabtu (26/9/2026). Setelah proses tersebut, jembatan sudah dapat kembali dilalui masyarakat.
“Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Kepala Dinas PU, serta UPTD PU Jampangtengah yang telah merealisasikan dan merespons cepat keinginan warga kami,” kata Sopyan.
