RAGAM BAHASA-Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Sabtu malam hingga Minggu (8/3/2026) menyebabkan banjir di sejumlah kawasan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sedikitnya 105 rukun tetangga (RT) dan 19 ruas jalan tergenang air.

Genangan banjir dilaporkan terjadi di beberapa wilayah Jakarta dengan ketinggian bervariasi. Di sejumlah titik, ketinggian air bahkan dilaporkan mencapai 1,7 meter sehingga mengganggu aktivitas warga.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan banjir di lapangan. Data terbaru dihimpun hingga Minggu pagi.

“Petugas kami masih berada di lapangan untuk memantau kondisi genangan serta membantu warga yang terdampak banjir. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat proses penanganan,” kata Yohan dalam keterangannya.

Selain melakukan pemantauan, BPBD bersama petugas gabungan juga menyiagakan perahu karet dan menyiapkan lokasi pengungsian bagi warga yang rumahnya terdampak banjir cukup parah.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Ika Agustin, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang turun secara merata di wilayah Jakarta dan daerah hulu.

“Curah hujan yang cukup tinggi sejak malam hari membuat beberapa saluran air tidak mampu menampung debit air secara maksimal. Namun kami terus mengoperasikan pompa air di sejumlah titik untuk mempercepat surutnya genangan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Petugas juga diminta tetap siaga untuk memastikan keselamatan warga di wilayah terdampak.

(FIKRI)