Sukabumi – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi terus mempercepat transformasi digital di sektor pariwisata. Salah satunya melalui kerja sama dengan Jasa Raharja Putera untuk memperkuat sistem pembayaran nontunai sekaligus memberikan perlindungan asuransi bagi wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan kolaborasi tersebut saat ini telah diterapkan di enam Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) unggulan di Kabupaten Sukabumi. Program tersebut difokuskan pada penerapan sistem pembayaran digital menggunakan QRIS.
“Pembayarannya sudah kita dorong di enam ODTW itu secara digital menggunakan QRIS, tetapi memang masih mengalami banyak kendala. Hari ini kami bersepakat untuk meningkatkan sistem tersebut berbasis data dan digital,” ujar Ali Iskandar.
Menurutnya, kerja sama dengan Jasa Raharja Putera tidak hanya berkaitan dengan transaksi digital, tetapi juga memberikan jaminan perlindungan kepada wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata.
“Sehingga memberikan jaminan kepada wisatawan yang datang, itu kemudian di-cover dengan asuransi,” tuturnya.
Ali menambahkan, Dispar Kabupaten Sukabumi juga tengah menyiapkan pengembangan sistem e-ticketing yang memungkinkan pembelian tiket wisata dilakukan secara elektronik melalui website maupun perangkat digital di lokasi wisata.
“Ke depan akan dikembangkan pembelian tiket secara elektronik atau e-ticketing. Jadi retribusi yang diberikan insyaallah masuk ke kas daerah secara aman dan bisa digunakan kembali untuk pembangunan Sukabumi,” tambahnya.
Sementara itu, Retail Business Assistant Manager Jasa Raharja Putera Branch Bandung, Eko Hardani Wibowo, menyatakan dukungannya terhadap program digitalisasi pariwisata tersebut. Pihaknya siap menyediakan platform digital untuk mendukung pengelolaan data wisata secara lebih terukur.
“Kami akan menyediakan software dan platform untuk mendukung kerja sama ini melalui website dan perangkat tablet. Nantinya potensi wisata bisa terukur dengan lebih baik,” jelas Eko.
Melalui langkah digitalisasi ini, Dispar Kabupaten Sukabumi berharap pelayanan wisata menjadi lebih modern, aman, dan nyaman bagi pengunjung. Selain meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi wisata, program ini juga diharapkan mampu mendukung pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.
