Sukabumi – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Pengajian Majelis Ta’lim Aparatur (MTA) dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi tersebut diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Disdik.

Pelaksanaan pengajian diawali dengan apel pagi dan evaluasi pelayanan kepada masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan keagamaan sebagai upaya memperkuat nilai spiritual serta kebersamaan antarpegawai.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengatakan kegiatan Pengajian MTA bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi sarana memperkuat keimanan dan semangat ASN dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Pengajian MTA ASN ini bukan cuma sekadar rutinitas, tapi jadi momen penting untuk recharge iman, memperkuat silaturahmi, dan menambah semangat dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Menurut Deden, melalui kegiatan tersebut diharapkan para ASN semakin memiliki akhlak yang baik, profesional dalam bekerja, dan mampu membawa energi positif di lingkungan kerja.

“Jadikan setiap langkah kerja kita bernilai ibadah,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Dinas Pendidikan untuk terus menjaga kebersamaan, meningkatkan keimanan, dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat sebagai bagian dari implementasi nilai ASN BerAKHLAK.

“Mari terus jaga kebersamaan, tingkatkan keimanan, dan wujudkan pelayanan terbaik untuk masyarakat sebagai salah satu motivasi Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

Deden menjelaskan, penerapan nilai ASN BerAKHLAK merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Karena itu, seluruh pegawai di lingkungan Disdik diharapkan menjadikan core values ASN sebagai pedoman perilaku dalam bekerja.

“Pelaksanaan ASN BerAKHLAK ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Kami berharap semua pegawai yang bekerja di Disdik mempunyai core values sebagai panduan perilaku sebagaimana pesan Presiden Joko Widodo,” jelasnya.

Lebih lanjut, Deden yang menjabat Kepala Dinas Pendidikan sejak 8 Oktober 2025 itu menegaskan bahwa nilai BerAKHLAK harus diterapkan secara nyata dalam pelayanan publik.

“Sesuai akronim BerAKHLAK yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif, diharapkan pegawai kantor Disdik dapat memposisikan masyarakat sebagai raja yang harus dilayani dengan baik,” pungkasnya.