Sukabumi – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengungkapkan bahwa banyak bangunan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Sukabumi merupakan bangunan lama yang dibangun sejak tahun 1980-an. Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab banyaknya ruang kelas yang kini mengalami kerusakan.
Menurut Deden, sebagian besar bangunan sekolah tersebut belum mendapatkan intervensi perbaikan secara menyeluruh selama puluhan tahun.
“Yang pertama memang sudah lama, dari sisi bangunan mulai tahun 80-an belum terintervensi perbaikan,” ujarnya.
Selain faktor usia bangunan, Deden menyebut kurangnya pemeliharaan rutin juga menjadi penyebab kerusakan ruang kelas semakin parah. Ia menilai masih ada sekolah yang tidak segera menangani kerusakan ringan seperti atap bocor.
Akibatnya, kerusakan kecil yang dibiarkan terus-menerus menyebabkan material bangunan menjadi lapuk dan akhirnya mengalami kerusakan lebih berat hingga atap ambruk.
“Yang kedua juga dari sisi pemeliharaan rutin. Awalnya dari bocor, kemudian kena kayu dan lapuk,” katanya.
Karena itu, Deden meminta pihak sekolah agar lebih memperhatikan kondisi bangunan dan segera melakukan penanganan ketika muncul kerusakan ringan. Menurutnya, perbaikan kecil dapat memanfaatkan dana pemeliharaan dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Ia menegaskan, langkah pemeliharaan rutin sangat penting untuk mencegah kerusakan semakin meluas dan menghindari risiko terhadap keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.
Sementara itu, berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, jumlah ruang kelas rusak di tingkat SD dan SMP masih cukup tinggi dengan berbagai kategori kerusakan.
Pada jenjang SD, tercatat sebanyak 2.517 ruang kelas mengalami rusak ringan, 2.969 rusak sedang, dan 952 ruang kelas rusak berat. Sedangkan ruang kelas yang masih dalam kondisi baik berjumlah 1.977 ruangan.
Adapun di tingkat SMP, terdapat 913 ruang kelas rusak ringan, 933 rusak sedang, dan 162 ruang kelas rusak berat. Sementara sebanyak 1.228 ruang kelas lainnya masih berada dalam kondisi baik.
