RAGAM BAHASA– Sejumlah elemen massa dijadwalkan menggelar unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di depan Gedung DPR/MPR RI dan kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Aparat kepolisian menyiapkan ribuan personel untuk mengamankan jalannya aksi tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Ia menegaskan, pendekatan yang digunakan tetap mengedepankan prinsip humanis.
“Kami telah menyiapkan personel gabungan untuk melakukan pengamanan. Tugas utama kami adalah memberikan rasa aman serta memastikan aspirasi masyarakat dapat disampaikan dengan tertib,” ujar Ade Ary dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).
Ade Ary juga mengimbau para peserta aksi agar tetap mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga ketertiban umum selama menyampaikan aspirasi. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara massa aksi dan aparat demi menghindari potensi gangguan keamanan.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Lembaga Studi Kebijakan Publik, Rudi Hartono, menilai aksi dalam momentum Hardiknas merupakan bagian dari kebebasan berekspresi yang dijamin oleh undang-undang. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian aspirasi tetap dilakukan secara damai.
“Unjuk rasa adalah hak warga negara, apalagi dalam isu pendidikan yang sangat penting. Tapi harus tetap mengedepankan dialog dan tidak anarkis agar pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik,” kata Rudi.
Di sisi lain, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan akan melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi aksi. Pengguna jalan diimbau mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan.
Aksi Hardiknas ini diperkirakan diikuti oleh berbagai elemen, mulai dari mahasiswa, pelajar, hingga organisasi masyarakat yang menyuarakan isu-isu pendidikan nasional, seperti akses pendidikan, kesejahteraan guru, hingga kualitas kurikulum.
Pihak kepolisian berharap kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat secara luas.
(FIKRI)
