SUKABUMI – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Cipriangan, Desa Semplak, Kecamatan Sukalarang, tetap berjalan normal meski sekolah tersebut mengalami musibah kebakaran pada Senin (1/6/2026) sore sekitar pukul 16.41 WIB.

Kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah di area belakang sekolah yang kemudian merembet dan menghanguskan bangunan musala serta ruang kelas 3. Menyikapi kejadian tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi langsung melakukan langkah antisipasi agar proses pembelajaran siswa tidak terganggu.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk memastikan seluruh siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran sebagaimana mestinya.

“Sudah diantisipasi agar tidak mengganggu aktivitas KBM. Kami memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa,” ujar Herdiawan, Selasa (2/6/2026).

Ia menjelaskan, bangunan yang mengalami kerusakan paling parah akibat kebakaran adalah musala sekolah. Sementara itu, ruang kelas lain yang masih layak digunakan akan dimanfaatkan sementara untuk menunjang proses pembelajaran siswa kelas 3.

  • Musala sekolah mengalami kerusakan paling parah akibat kebakaran.

  • Ruang kelas yang masih tersedia akan digunakan sementara untuk mendukung kelancaran pembelajaran siswa kelas 3.

  • KBM tetap berjalan normal dengan penyesuaian penggunaan ruang belajar yang ada.

Selain memastikan kegiatan belajar tetap berlangsung, Disdik Kabupaten Sukabumi juga menempatkan penanganan pascakebakaran SDN Cipriangan sebagai salah satu program prioritas yang akan segera ditindaklanjuti.

“Penanganan kerusakan akibat kebakaran ini akan dimasukkan ke program prioritas agar bisa segera dilakukan perbaikan,” kata Herdiawan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pendidikan berkomitmen untuk segera melakukan langkah-langkah perbaikan agar fasilitas sekolah dapat kembali digunakan secara optimal. Di sisi lain, pihak sekolah bersama masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan pendidikan demi menjaga keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Dengan langkah cepat yang dilakukan, diharapkan aktivitas pendidikan di SDN Cipriangan tetap berjalan lancar dan para siswa dapat belajar dengan aman serta nyaman meski tengah menghadapi dampak musibah kebakaran.