RAGAM BAHASA– Setelah rampung dikerjakan, Jembatan Pamuruyan baru yang berada di Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, resmi mulai digunakan oleh masyarakat pada Kamis (4/6/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Sejak dibuka, petugas dari Satlantas Polres Sukabumi langsung melakukan pengaturan kendaraan di sekitar lokasi guna memastikan arus lalu lintas berjalan lancar dan aman bagi pengguna jalan.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Yoga Permana Setiawan mengatakan, pihak kepolisian akan melakukan pemantauan dan evaluasi selama beberapa hari ke depan untuk melihat efektivitas rekayasa lalu lintas yang diterapkan pasca beroperasinya jembatan baru tersebut.
Menurutnya, sejumlah personel disiagakan di titik sekitar jembatan guna memberikan arahan kepada pengendara serta mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan, terutama pada jam sibuk masyarakat pulang kerja.
“Petugas akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi selama satu minggu ke depan untuk melihat perkembangan arus kendaraan setelah jembatan ini difungsikan,” ujarnya.
Dalam skema pengaturan yang diterapkan, kendaraan dari arah Bogor menuju Sukabumi kini diarahkan melintasi jembatan baru. Sementara kendaraan dari arah Sukabumi menuju Bogor atau Jakarta tetap menggunakan jalur jembatan lama.
Pemisahan arus tersebut diperkuat dengan pemasangan water barrier sebagai pembatas lajur agar kendaraan tidak saling berpotongan dan lalu lintas lebih tertata.
Meski jembatan baru telah dibuka, kondisi arus lalu lintas pada sore hari masih terlihat cukup padat. Hal itu dipengaruhi tingginya aktivitas masyarakat, termasuk jam kepulangan pekerja pabrik di kawasan sekitar.
Satlantas berharap keberadaan jembatan baru ini mampu mengurangi kemacetan yang selama ini kerap terjadi di kawasan Pamuruyan, khususnya pada jam-jam sibuk.
Pengguna jalan juga diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.
(EGOL)
