RAGAM BAHASA– Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa menyerang tetangganya di Desa Cariu, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/6/2026). Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Peristiwa itu sempat membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga yang berada di lokasi berupaya mengamankan situasi sebelum petugas datang untuk menangani kejadian tersebut.
Camat Cariu, Usep Suhendar, mengatakan pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan pemerintah desa, kepolisian, dan petugas kesehatan untuk memastikan penanganan terhadap korban maupun pelaku berjalan sesuai prosedur.
“Kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Prioritas utama saat ini adalah kondisi korban serta penanganan terhadap pelaku agar tidak membahayakan dirinya sendiri maupun masyarakat sekitar,” kata Usep saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, kejadian tersebut menjadi perhatian pemerintah setempat karena menyangkut aspek keamanan lingkungan dan kesehatan jiwa. Ia mengimbau keluarga yang memiliki anggota dengan gangguan kejiwaan untuk aktif berkomunikasi dengan fasilitas kesehatan terdekat.
“Kami berharap keluarga yang memiliki anggota dengan kondisi kejiwaan tertentu dapat rutin melakukan pemeriksaan dan pendampingan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cariu, Maman Suryaman, mengatakan aparat desa bersama warga langsung bergerak setelah menerima laporan adanya penyerangan. Korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Warga segera melapor kepada aparat desa dan petugas terkait. Korban langsung dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan, sedangkan situasi di lingkungan saat ini sudah kondusif,” kata Maman.
Ia menambahkan pemerintah desa akan meningkatkan koordinasi dengan petugas kesehatan dan tokoh masyarakat guna memantau warga yang membutuhkan pendampingan khusus, termasuk mereka yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kejadian tersebut. Sementara korban masih menjalani perawatan medis akibat luka yang dideritanya.
(FIKRI)
