RAGAM BAHASA-Sebuah rumah permanen milik warga di Kampung Pasirceuri, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, dilalap api pada Sabtu (6/6/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena ditinggal penghuninya merantau ke Bogor.

Kepala Desa Cikangkung, Sapudin mengatakan, rumah berukuran sekitar 6 x 9 meter itu merupakan peninggalan almarhumah Kesih. Dua anaknya, Dikin (27) dan Dita (23), diketahui sudah sekitar empat bulan bekerja di Bogor sehingga tidak berada di lokasi ketika kebakaran terjadi.

Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar setelah terdengar suara keras menyerupai kayu patah dari arah rumah korban. Saat diperiksa, api ternyata sudah membesar dan membakar bagian dapur hingga menjalar ke seluruh bangunan.

“Warga yang keluar rumah melihat kobaran api sudah membesar di bagian atap dapur,” ujar Sapudin.

Warga sempat berusaha melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya. Namun, api dengan cepat menghanguskan bangunan beserta seluruh isi rumah sehingga tidak ada barang yang berhasil diselamatkan.

Sejumlah barang elektronik dan perabot rumah tangga seperti televisi, kulkas, hingga perlengkapan lainnya dilaporkan habis terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena rumah sedang tidak dihuni.

Pemerintah desa bersama pihak terkait telah melakukan koordinasi untuk penanganan pascakebakaran. Sejumlah unsur seperti P2BK Ciracap, Tagana, dan Forkopimcam turut dilibatkan dalam proses pendataan dan bantuan terhadap korban.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

“Kerugian material masih dalam tahap pendataan,” pungkas Sapudin.

(EGOL)