RAGAM BAHASA– Aparat kepolisian tengah menyelidiki insiden meninggalnya seorang remaja putri berinisial EF (17) di kawasan wisata Tebing Apparalang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Korban dilaporkan terjatuh ke laut saat berada di area tebing yang menjadi salah satu destinasi wisata populer di daerah tersebut.

Penyelidikan dilakukan setelah pihak keluarga korban melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian. Sejumlah saksi, termasuk pengelola objek wisata, akan dimintai keterangan guna mengungkap kronologi kejadian secara menyeluruh.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Andi Imran Hamid, mengatakan pihaknya sedang mengumpulkan bukti dan informasi terkait insiden yang menewaskan remaja tersebut.

“Kami akan memeriksa saksi-saksi, pihak pengelola, serta mengumpulkan berbagai bukti untuk mengetahui apakah terdapat unsur kelalaian atau pelanggaran hukum dalam kejadian ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto menyebut kawasan wisata Tebing Apparalang untuk sementara ditutup dan dipasangi garis polisi. Penutupan dilakukan guna mencegah terjadinya insiden serupa sekaligus mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

“Lokasi ditutup sementara demi kepentingan penyelidikan dan untuk menghindari kejadian yang sama terulang kembali,” kata Restu.

Di sisi lain, DPRD Bulukumba turut menaruh perhatian terhadap peristiwa tersebut. Melalui rapat dengar pendapat (RDP), pihak legislatif memanggil pengelola objek wisata, Dinas Pariwisata, unsur Basarnas, serta tokoh masyarakat untuk membahas aspek keselamatan pengunjung di kawasan wisata tersebut.

Wakil Ketua DPRD Bulukumba, Syahruni Haris, mengatakan rapat tersebut bertujuan mengevaluasi sistem pengelolaan dan standar keselamatan yang diterapkan di lokasi wisata Apparalang.

Peristiwa ini kembali memunculkan perhatian terhadap pentingnya penerapan standar keamanan di kawasan wisata alam yang memiliki risiko tinggi, terutama pada area tebing dan pesisir yang sering menjadi lokasi favorit wisatawan untuk berfoto.

Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum menyimpulkan adanya unsur pidana dalam kejadian tersebut.

(NAUVAL)