RAGAM BAHASA– Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, bersama Ibu Negara tiba di Indonesia dalam rangka kunjungan kenegaraan pada Senin (15/6/2026). Kedatangan rombongan disambut secara resmi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Kunjungan Presiden Jerman ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jerman di berbagai sektor strategis. Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, menyebut negaranya berkomitmen menjadi mitra jangka panjang bagi Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.
“Kami berkomitmen menjadi mitra jangka panjang bagi Indonesia yang siap mengatasi tantangan masa depan bersama,” ujar Beste dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Jerman di Jakarta, Jumat (12/6/2026).
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, aparat keamanan melakukan pengamanan ketat guna memastikan seluruh agenda kenegaraan berlangsung aman dan lancar. Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 585 personel gabungan dari tingkat Polda maupun Polres jajaran.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan pengamanan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjamin keselamatan tamu negara sekaligus menjaga ketertiban masyarakat.
“Kami memastikan seluruh personel telah tergelar di titik-titik rute perlintasan dan lokasi acara agar seluruh agenda diplomasi internasional ini berjalan aman, tertib, dan kondusif,” kata Budi.
Dari total personel yang diterjunkan, sebanyak 490 anggota berasal dari Direktorat Lalu Lintas, Direktorat Samapta, dan Direktorat Intelijen dan Keamanan. Sementara 95 personel lainnya berasal dari sejumlah Polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan rombongan Presiden Jerman, kepolisian menerapkan pengawalan ketat serta pengaturan lalu lintas secara situasional di sejumlah ruas jalan protokol Jakarta.
Adapun rute yang menjadi fokus pengamanan meliputi Jalan Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan Asia Afrika, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Garnisun Dalam, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Medan Merdeka Utara, hingga Jalan Perwira.
Meski demikian, kepolisian memastikan tidak ada penutupan jalan secara permanen. Rekayasa lalu lintas hanya dilakukan secara terbatas saat rombongan tamu negara melintas dan akan segera dibuka kembali setelah rombongan melewati lokasi.
Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat yang akan melintasi jalur-jalur protokol untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal dan memanfaatkan rute alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas selama kunjungan kenegaraan berlangsung.
Kunjungan Presiden Frank-Walter Steinmeier diharapkan semakin mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jerman, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang ekonomi, investasi, pendidikan, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.
(NAUVAL)
